Sambut Pemilu 2024, Aktivis 98 Ajak Semua Elemen Masyarakat Jaga Nilai Demokrasi Bangsa Indonesia

IMG 20231222 WA0030

Jakarta – Ketua Ormas Harimau Perubahan, Syaiful Huda, SH., MH, yang merupakan salah satu tokoh aktivis 98 menjelaskan eskalasi politik dan keamanan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 sudah semakin meningkat.

Sementara itu, persaingan di pencalonan presiden ada insiden dalam tahapan penyaringan yang dimana adanya pelanggaran etik yang dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), akan tetapi segala proses tersebut sudah berjalan sehingga masing-masing calon agar siap berkompetisi di pemilu yang akan di selenggarakan di bulan Februari 2024 mendatang.

Bacaan Lainnya

Sebagai informasi, perdebatan antar pendukung antar calon presiden dimana tahapan pemilu sudah bergulir, Sedangkan polling online yang diselenggarakan oleh Tvonenews.com menunjukkan Ganjar-Mahfud unggul dengan 431.043 suara (79,55 %), Anies-Muhaimin 95.717 suara (17,66 %), sedangkan Prabowo-Gibran meraih hanya 15.111 suara (2,79 %).

“Polling online ini saya pikir jauh lebih akurat dan minim rekayasa, dibandingkan dengan rilis dari lembaga-lembaga survei yang sudah melakukan kontrak terlebih dahulu dengan Capres Prabowo jauh sebelum Pilpres.” tegas Syaiful, (15/11/2023).

Menurutnya, rakyat sudah mulai mendapatkan gambaran seperti apa kualitas Capresnya. Mulai dari Capres Anies yang cerdik melakukan serangan-serangan politiknya, namun masih kering program-program yang akan bisa diukur pencapaiannya.

“Juga Capres Prabowo yang terlihat tegas bicaranya namun tidak jelas ketegasan moral intelektualnya, hingga Capres Ganjar Pranowo yang kalem namun nampak sarat wawasan dan pengalaman birokrasinya, serta sangat realistis dan terukur program-program kerjanya.” tambahnya.

Hanya satu hal yang menurutnya harus rakyat renungkan, yaitu pesta demokrasi lima tahunan ini menentukan nasib dan masa depan bangsa.

“Maka dari itu saya mengajak kepada seluruh lapisan masyrakat agar tetap menjaga kondusifitas keamanan demi kelancaran penyelengaraan pemilu 2024. Jangan mudah terhasut dan terprovokasi. Mari kita jaga bersama nilai demokrasi bangsa Indonesia ini.” pungkasnya.

Pos terkait