Prestasi Ganjar Pranowo yang Bermanfaat Bagi Masyarakat, Patut Disimak Menjelang Pilpres 2024

images16

Calon Presiden Ganjar Pranowo, memiliki sejumlah prestasi selama masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah (Jateng) sejak 2013 hingga 2023. Menjelang pemilihan presiden (pilpres) 2024, berikut catatan prestasi dan terobosan Ganjar Pranowo selama dua periode memimpin Jateng yang harus disimak.

Peningkatan Integritas Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Jateng saat ini sudah memiliki 28 Mal Pelayanan Publik (MPP). Jumlah tersebut merupakan jumlah terbanyak di Indonesia. Kehadiran MPP membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi jauh lebih mudah, murah, dan cepat.

Bacaan Lainnya

Provinsi Jawa Tengah juga berhasil dinobatkan menjadi provinsi paling berintegritas versi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2020 dan 2021, serta Juara Umum antikorupsi KPK pada tahun 2019 dan 2020. Ganjar Pranowo telah menyelamatkan uang negara sebesar Rp. 1 triliun lewat program E-Budgeting.

Kesejahteraan Petani
Sektor pertanian juga terus menjadi perhatian Ganjar. Ia selalu berupaya menciptakan tata kelola pertanian terbaik, sehingga menguntungkan petani sebagai produsen dan masyarakat umum selaku konsumen. Untuk menciptakan tata kelola tersebut, Ganjar membuat program Kartu Tani sejak tahun 2015.

Program Kartu Tani memiliki dampak nyata untuk menjadikan Jateng sebagai provinsi dengan produksi padi terbesar di Indonesia pada tahun 2019. Produksi padi di Jawa Tengah pada 2019 mencapai 9,65 juta ton gabah kering giling (GKG), jumlah tersebut setara dengan produksi 5,54 juta ton beras.
Ganjar juga memiliki program Subsidi Bunga dan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Program ini telah berhasil memberikan perlindungan kepada para petani, dari ancaman resiko gagal panen sebagai akibat dari resiko banjir, kekeringan, serangan penyakit dan organisme pengganggu tanaman.

Peningkatan UMKM
Perhatian yang mendalam juga diberikan oleh Ganjar dalam sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ganjar meluncurkan Kredis Usaha Rakyat (KUR) super mikro dengan bunga sebesar 3 persen per tahun.

Jawa Tengah telah menyalurkan kredit UMKM sebesar Rp.55,27 triliun, menjadikannya provinsi dengan jumlah penyalur KUR terbesar se Indonesia.

Ganjar juga berinovasi dengan meluncurkan program Lapak Ganjar. Program promosi penjualan melalui media sosial Instagram miliknya. Program ini bertujuan untuk memberikan tempat usaha, pelatihan dan pendampingan bisnis, edukasi pemasaran produk, dan juga pameran produk. Tercatat sudah ada 2.932 pelaku usaha yang telah tergabung dalam program ini. Selain itu, ada juga Lapak Ganjar yang dimanfaatkan 2.932 pelaku usaha dan pembuatan heterospace bagi pelaku UMKM.

Perhatian Terhadap Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat
Selama memimpin Jateng, Ganjar berhasil menurunkan angka kematian ibu (AKI) sekitar 52%. Data Dinas Kesehatan Jawa Tengah pada 2021 menunjukkan jumlah kasus AKI mencapai 1.011 dan turun 526 kasus menjadi 485 pada 2022. Hal ini berhasil ia capai melalui program “Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng” (5 Ng).

Selain menurunkan AKI, program tersebut juga berhasil menurunkan angka stunting secara drastis dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Pada 2018, tingkat stunting mencapai 24,4% dan setahun kemudian turun menjadi 18,3%. Selanjutnya, pada 2020 tercatat 14,5%, kemudian pada 2021 turun menjadi 12,8%, dan pada 2022 sebesar 11,9%.

Jateng juga berhasil menerima anugerah dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada tahun 2021 sebagai “Provinsi Pelopor Anak” melalui program “Jo Kawin Bocah” dan “Jogo Konco” yang berhasil mewujudkan 100% kabupaten/kota layak anak.
Program ini menurunkan angka kematian ibu dari 602 kasus pada tahun 2016 menjadi 475 pada tahun 2017. Angka kematian ibu di Jateng berada jauh di bawah Jawa Barat dan Jawa Timur berkat program tersebut.

Program Pendidikan
Ganjar berhasil memberikan bantuan dana pendidikan sejumlah 1 Juta rupiah per tahun bagi siswa-siswi miskin di Jateng, melalui program Kartu Jateng Cerdas.

Ganjar juga menaruh perhatian yang lebih bagi para tenaga pengajar di Jateng. Ia meningkatkan kesejahteraan guru honorer dengan menganggarkan Rp.144,19 Miliar guna menaikan gaji guru honorer sesuai dengan UMK Jateng.

Ganjar telah berhasil membuat terobosan-terobosan yang memiliki dampak nyatra dalam menguntungkan masyarakat. Dengan prestasi tersebut, Ganjar Pranowo membuktikan kemampuannya dalam menjadi pemimpin.

Pos terkait