Direktur Amir Mahmud Center : Politik Identitas yang Terus Digaungkan Bakal Timbulkan Perpecahan Mengatasnamakan Agama

IMG 20230306 WA0009

Jakarta – Direktur Amir Mahmud Center, Ustadz Amir Mahmud angkat bicara soal polemik politik identitas yang akan dimainkan di Pemilu 2024.

“Sering kita mendengar di masyarakat konflik yang terjadi di masyarakat. Ini bermula adanya perbedaan dalam pemandangan keagamaan lebih kuat sehingga tidak sedikit konflik terjadi di masyarakat, nilai-nilai yang diusung oleh kelompok tersebut untuk memainkan politik identitas dengan istilah menggunakan agama,” tegas Amir Mahmud, Sabtu (4/3/2023).

Bacaan Lainnya

Kata dia, kelompok yang kerap menggunakan politik identitas tersebut adalah aktivis untuk mencari sisi lain demi mencapai tujuannya. Namun di sisi lain ada persoalan yang fundamental, yaitu terkait dengan banyaknya stigma-stigma agama yang dipakai alat dari pada pencapaian tujuan mereka.

“Kelompok-kelompok radikal inilah menjadi diberbagai komponen untuk mendukung gerakan yang mereka capai yaitu menjadikan negara ini diusung dengan kelompok yang membawakan agama,” ujarnya.

Dikatakannya, jika persoalan ini terus digaungkan maka banyak perpecahan mengatasnamakan agama, ini menjadi bangsa Indonesia semakin rapuh.

“Jangan biarkan stigmatisasi agama dijadikan sebagai alat kepentingan politik karena ini menghancurkan negara kesatuan Republik Indonesia,” tukasnya.

Pos terkait