Barisan Sakit Hati Eltinus Omaleng, Diduga Bayar Pendemo Fitnah Johannes Rettob Lewat Gerakan Aksi?

Redaksikota.com – Kelompok loyalis barisan sakit mantan Bupati Mimika, sekaligus koruptor pembangunan Gereja Kingmi Mile 32, Eltinus Omaleng diduga sedang berupaya mencuci tangan dari sejumlah kasus berpotensi menyeret mereka.

Cara itu dilakukan dengan merongrong pemerintahan PLT Bupati Mimika, Johannes Rettob dengan fitnah berbalut gerakan aksi unjuk rasa Forum Mahasiswa Papua Anti Korupsi Se-Jabodetabek dan Aliansi Forum Peduli Mimika, di Kejaksaan Agung RI beberapa hari lalu.

Pihak yang diduga berada di balik fitnah berbalut aksi unjuk rasa itu di antaranya Jenny Usman (Kepala Dinas Pendidikan Mimika), Ida Wahyuni (Kepala Dinas Perhubungan Mimika), Jania Basir (Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah), Johana Paliling (Kepala Badan Perencanaan Derah) Mathilda Toban. Kemudian Nalio Jangkup dan Agus Tutupahar.

“Jadi aksi unjuk rasa kelompok dari
Forum Mahasiswa Papua Anti Korupsi Se-Jabodetabek dan Aliansi Forum Peduli Mimika itu isinya nyinyiran dan fitnah. Jadi  dugaan  kami, kelompok itu dibayar orang-orang  barisan sakit hati untuk demo,” kata Koordinator Elemen Mahasiswa Pemerhati Mimika, Dances Fasiplik, kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (5/11/2022).

Dances menekankan, demi menegakkan rasa keadilan, Elemen Mahasiswa Pemerhati Mimika berencana bakal kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan massa dalam jumlah besar.

Tak hanya itu, massa juga bakal menginap di depan Mabes Polri, sampai tuntutan tangkap para pelaku pencemaran nama baik PLT Bupati Mimika, Johannes Rettob ditangkap.

“Nanti kami bakal bangun tenda dan nginap di depan Mabes Polri sampai tuntutan kami dipenuhi, yaitu tangkap pelaku fitnah nama baik Bapak Johannes Rettob,” tegas Dances.

Dances juga meminta seluruh rakyat Mimika jangan terprovokasi dengan sekelompok orang yang ingin berkuasa secara ilegal dengan cara mengguncang kepemimpinan PLT Bupati Mimika, Johannes Rettob.

“Mari kita terus mengawal kepemimpinan PLT Bupati Mimika, Johannes Rettob sehingga program-program yang telah dicanangkan untuk kepentingan rakyat berjalan maksimal,” tutupnya.

Tambahan informasi, Elemen Mahasiswa Pemerhati Mimika sudah tiga kali menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Mabes Polri dan Kejagung RI.

Dua lembaga itu pun telah menerima perwakilan massa beraudensi, mereka berjanji menindaklanjuti laporan yang telah diutarakan.

Pada kesempatan itu Elemen Mahasiswa Pemerhati Mimika juga menyampaikan tuntutan mereka di antaranya:

1. Desak kejaksaan Negeri Mimika, Kejaksaan Tinggi Papua dan Kejaksaan Agung profesional melakukan pemerikasaan dan tidak ikut serta dalam politik praktis kelompok tertentu yang ingin berkuasa di Mimika.

2. Desak Kapolres Mimika, Kapolda Papua, dan Kapolri untuk mengusut tuntas oknum-oknum di balik demo dan memproses oknum demo yang telah memfitnah dan mencemarkan nama baik LT Bupati Mimika, Johannes Rettob.

3. Usut tuntas kasus-kasus korupsi di kabupaten Mimika, yang diduga melibatkan oknum-oknum dibalik demo dan pencemaran nama baik yaitu: Jeny Usman, Ida Wahyuni, Jania Basir, Johana Paliling, Mathida Toban, istri mantan bupati Eltinus Omelang dan Agus Tutupahar.