Benny Susetyo : Waktunya PJ Gubernur DKI Bekerja, Menata Peradaban Jakarta

Jakarta – Pelantikan PJ Gubernur Jakarta, Bapak Heru Budi Hartono sementara memberi harapan publik untuk membangun peradaban kota Jakarta sebagai pusat kota metropolitan sebagai pusat pemerintahan dan pusat perdagangan. Menurut Benny Susetyo, pakar komunikasi politik, persoalan yang terbesar yang dihadapi Pemda DKI adalah kemacetan dan banjir yang saat ini belum diurai dan diselesaikan dengan baik.

”Kita berharap pengalaman Heru Budi Hartono selama ini menjabat di birokrasi bahkan sempat menjadi Walikota mampu mengurai persoalan yang dihadapi masyarakat Jakarta khususnya, tetapi lebih kepada para pendatang yang datang di Jakarta dalam merasakan betapa beratntya dari satu kota ke kota dengan segala resiko yang melanda Ibu kota ini. Persoalannya ditengah peradaban Jakarta terdapat pemukiman kumuh dan persoalan klasik Jakarta maka dibutuhkan sebuah terobosan untuk mampu mengangkat harkat martabat sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan yang tidak hanya indah kotanya tetapi peradaban yang harus dibenahi,” ujar Benny.

Lebih lanjut, Benny menjelaskan Persoalan yang dibenahi adalah bagaimana mengatur jadwal agar kemacetan terurai,salah satunya adalah mengatur jadwal jam kerja dimana itu bisa diatur dengan efisien.

“Jika ada jarak selama 2 jam ,pekerjaan yang tidak membutuhkan kehadiran secara fisik itu bisa ditata dan diatur jam kerjanya antara pemerintahan dan swasta harus diberi jarak 2 jam dan itu bisa dilakukan dengan riset dan penelitian dimana orang tidak mengalami situasi yang tergesa-gesa antara jam berangkat dan jam pulang,” kata Benny.

Benny melanjutkan bahwa penataan waktu menjadi sangat penting untuk mengatasi kemacetan.Selain itu perbaikan tata kelola dan resutasi public yang nyaman,aman dan efisien sehingga biaya public transportasi khususnya energi bisa dihemat, hadirnya juga bisa membawa dampak udara yang bersih.

”Persoalan mengenai banjir maka harus ditata peradaban lingkungannya ,tidak hanya ada lahan hijau yang cukup luas tetapi menata sodetan sungai dan juga memperlancar arus sungai itu sehingga masuk kedalam laut, maka dibutuhkan selama ini adalah percepatan pembagunan hal tersebut untuk peradaban kota Jakarta,” terang Benny.

“Saatnya sungai dibersihkan,selokan dibersihkan kembali,pasukan kuning, pasukan hijau atau pasukan yang memang bertugas monitoring agar sampah tersebut bersih dari sungai maka dibutuhkan adalah terobosan program jejaring terukur yang harus dilakukan oleh pemerintahan yang diangkat oleh Jokowi kini dengan sebaik-baikmya. Maka kita berharap agar wajah Jakarta berubah dari kekumuhan menjadi wajah yang penuh dengan kebersihan.saatnya Jakarta menanti apa yang bisa dilakukan oleh Heru Budi hartono.Saatnya Heru Budi Hartono bekerjakeras untuk menata peradaban Jakarta sebagai kota peradaban dunia.,” tutup Benny dalam dialognya.