Ini Pesan Tokoh Muda Paser Beserta Dukungan Pembangunan IKN Nusantara

BALIKPAPAN-Dukungan demi dukungan terus dikemukakan para tokoh masyarakat di Kaltim terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Terbaru tokoh Muda Paser Kalimantan, David Christian.

Dukungan itupun diungkapkannya saat ditemui awak media di e-Walk Balikpapan Superblok (BSB) Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (24/7/2022) sore. Dikatakannya, prinsipnya warga Kaltim khususnya warga Sepaku Kab Penajam Paser Utara (PPU) mendukung penuh rencana besar pemerintah yang menjadikan wilayah tersebut sebagai bagian IKN.

“Keberadaan IKN di Sepaku nantinya memberikan dampak positif terhadap kehidupan warga sekitar baik dari aspek ekonomi, sosial budaya dan sebagainya,” ujar David yang juga Pengurus Harian Organisasi Tariu Borneo Bangkule Rajakng dan Panglima Laskar Adat Dayak Nasional.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan IKN Nusantara, David menitipkan beberapa pesan kepada pemerintah yakni, Suku Paser sebagai salah satu suku yang ada di Kalimantan telah menghuni Hulu Teluk Balikpapan tanah negeri Paser yang saat ini menjadi lokasi IKN sejak lama.

Menurutnya, masyarakat Paser khususnya warga Kecamatan Sepaku tidak akan mampu bersaing dengan warga dari luar Kalimantan sehingga pemerintah diharapkan menyiapkan program-program khusus yang dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Sepaku agar mampu bersaing dengan warga dari luar Kalimantan yang akan tinggal di wilayah IKN.

“Kemudian, warga Kecamatan Sepaku agar diberi kesempatan untuk hidup layak, mendapatkan tempat tinggal yang layak dan pemerintah memberikan lahan untuk dapat mempertahankan hidup dengan bercocok tanam sebagaimana karakter dan kultur suku kami,” tuturnya.

Lebih lanjut dia juga berharap warga Paser diberikan kesempatan menjadi bagian dari Badan Otorita, menjadi ASN, TNI/ Polri dan pegawai lainnya dengan persyaratan khusus. “Juga, masyarakat Suku Paser yang memiliki kemampuan dan keterampilan diberikan kesempatan untuk turut serta dalam proyek pembangunan IKN,” tambahnya.

Dia meminta agar identitas suku asli yakni suku Paser tidak dihilangkan dengan memberikan ornamen suku paser dalam setiap bangunan pemerintah. “Dan nama-nama pejuang Paser dibuat menjadi nama-nama jalan di IKN,” tutupnya.