Pemekaran Wilayah Papua Selatan Disambut Positif oleh Bupati Merauke

Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT, menyambut baik rencana pemekaran wilayah Papua Selatan menjadi Daerah Otonomi Baru di Tanah Papua.

Bupati menegaskan itu, setelah disahkan dalam Rancangan Undang-Undang oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, pemekaran tiga provinsi baru di tanah Papua, yaitu Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan Tengah.

“Pada dasarnya kami di Papua Selatan, Merauke, Mappi, Boven Digoel dan Asmat, sangat setuju untuk pemekaran ini dapat dilakukan dan dipercepat,” kata Bupati, Kamis, (28/4/2022).

Ia menegaskan pula, untuk mendorong percepatan pembangunan, meningkatkan pelayanan, pemerataan dan kesejahteraan masyarakat, maka pemekaran tiga provinsi baru harus dipercepat.

Mengingat berbagai hambatan yang ada sejauh ini, dimana termasuk luas wilayah, maka berbagai pendekatan telah dilakukan untuk mendorong percepatan pemekaran.

“Dengan luas wilayah yang ada, mau tidak mau, suka tidak suka, pemekaran harus dipercepat,” tuturnya.

“Selain itu, kami di wilayah Papua Selatan 100 persen setuju pemekaran harus didorong karena Selatan Tanah Papua dari aspek potensinya sangat tersedia,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, selain aspek potensi pangan yang luar biasa di Selatan Tanah Papua, menurutnya, faktor keamanan di wilayah selatan dapat terjaga dengan baik.

“Kami adalah sumber pangan untuk seluruh Indonesia. Masa depan pangan Indonesia ada di wilayah Selatan Tanah Papua,”.

“Di Selatan Papua kami hidup penuh damai. Dan seluruh masyarakat di Selatan Tanah Papua setuju untuk pemekaran. Karena Papua adalah bagian integral dari Indonesia,” tandas Bupati.