Media Punya Peran Penting Cegah Hoaks, Bukan Malah Tebar Berita Bohong ! Perindo Laporkan Seword

JAKARTA – Maraknya hoaks atau berita bohong menjadi salah satu ancaman nyata yang dihadapi masyarakat saat ini. Oleh karena itu, semua elemen harus berjuang bersama-sama untuk memerangi hal negatif tersebut.

Karena itu, Menurut Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S Depari, media memiliki peranan penting menghadapi hal tersebut. Salah satu caranya, media harus menjadi pengecek fakta alias fact checker dan sumber informasi yang lebih valid dibandingkan media sosial (medsos).

“Media harus memverifikasi atau membandingkannya dengan berita yang sama dari sumber yang berbeda,” kata Atal.

Dia pun mengimbau media untuk tidak melakukan glorifikasi dalam pemberitaan. Atal justru menyarankan agar redaksi lebih memilih diksi yang lembut dan tidak menyudutkan pihak-pihak tertentu.

“Karena itu, pers juga harus berperan aktif mencegah radikalisme dan terorisme karena dua hal itu merupakan kejahatan luar biasa,” paparnya.

Sebelumnya, heboh media seword.com beberapa tahun lalu kerap di laporkan oleh beberapa pihak ke aparat Kepolisian. Bahkan pelapor yang salah satunya adalah Perindo, menyebut seword adalah media abal-abal. Selain itu, ada yang melaporkannya karena dituding menyebarkan berita hoax.