Gelar Vaksinasi, Wujud Sekolah Bakti Mulya 400 Cegah Covid-19

Untuk mempercepat penanggulangan wabah covid 19 di DKI Jakarta, Sekolah Bakti Mulya 400 menjadi salah satu tempat berlangsungnya vaksinasi. Vaksinasi dosis I tersebut dilaksanakan dua hari yaitu Rabu, 28 Juli 2021 dan Kamis, 29 Juli 2021.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Sekolah Bakti Mulya 400 yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) dan Kepolisian Sektor Kebayoran Lama. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 1000 peserta yang terdiri dari siswa dan keluarga besar sekolah Bakti Mulya 400 serta masyarakat umum.

Penyelenggaraan vaksinasi covid-19 yang berlangsung secara gratis dipusatkan di SMP Bakti Mulya 400. Kegiatan ini mengusung tema sekaligus ajakan “Lindungi Diri dan Keluarga dengan Vaksinasi Covid 19”.

Selaku panitia penyelenggara, Ketua Pelaksana Harian (KPH) Sekolah Bakti Mulya 400, Dr. Sutrisno Muslimin, M.Si. menyampaikan tujuan kegiatan vaksinasi. Pertama, adalah untuk membantu program pemerintah untuk mempercepat proses vaksinasi. Kedua, untuk mencegah dan menghentikan penyebaran covid 19. Ketiga, membentuk civitas akademika yang sehat dan terbebas dari covid 19.

Sutrisno Muslimin juga menyampaikan bahwa Sekolah Bakti Mulya 400 siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka karena semua guru dan siswa sudah mendapatkan vaksinasi.

Hadir pada kesempatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Jakarta Selatan, Drs. Isnawa Adji M. AP, CEO Rumah Sakit Pondok Indah, dr. Yuliana, Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan , Joko Sugiarto, M.Pd. serta jajaran camat Kebayoran Lama, lurah Pondok Pinang, polsek dan puskesmas.

Dalam pengantar kegiatan, dr. Yuliana menyampaikan bahwa hampir semua rumah sakit mengalami over okupasi untuk menerima pasien covid 19. Sedangkan covid 19 sampai sekarang belum ada obatnya. Oleh karena itu dibutuhkan upaya pencegahan dengan cara melakukan vaksin untuk penduduk dalam skala luas.

Yuliana menambahkan bahwa: “Untuk mencapai kekebalan komunitas diperlukan 70% penduduk tervaksinasi, sedangkan sampai sekarang baru tercapai 43%. Oleh karena itu upaya percepatan vaksinasi perlu ditingkatkan”

Yuliana menyampaikan bahwa setelah vaksin juga tidak boleh lengah. “Jangan lupa tetap menjaga protokol kesehatan, jadikan pola hidup bersih dengan mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker serta tetap bekerja dari rumah”, tandasnya mengingatkan.
Sementara itu Joko Sugiarto, M.Pd mengapresiasi kepedulian Sekolah Bakti Mulya 400 dalam penyelenggaraan kegiatan ini. BM 400 bukan hanya melakukan kegiatan hari ini namun kegiatan seperti donor darah dan kegiatan sosial lainnya. “Kepedulian BM 400 luar biasa”, tandandasnya.
Senada dengan yang disampaikan Sutrisno Muslimin, Joko Sugiarto juga berharap dengan selesainya vaksinasi untuk guru dan siswa maka pembelajaran tatap muka terbatas dapat segera dilakukan.
Selanjutnya dalam sambutan sekaligus pembukaan acara vaksinasi Isnawa Adji mengharapkan kegiatan ini sebagai upaya untuk percepatan vaksinasi bagi masyarakat DKI Jakarta.
Isnawa Adji berpesan: “Dengan adanya kegiatan kolaborasi yang dilakukan oleh sekolah Bakti Mulya 400 sebagai tempat layanan vaksinasi maka makin banyak pusat layanan untuk memutus mata rantai virus covid 19”
Kegiatan vaksin tahap ke II direncanakan akan berlangsung pada Rabu-Kamis, 25-26 Agustus 2021 di tempat yang sama.

Dengan memanfaatkan kesempatan vaksin ini maka akan segera terwujud herd immunity sehingga kehidupan dapat berjalan secara normal terutama kegiatan belajar mengajar bisa segera berlangsung secara tatap muka kembali.