Ancaman TPNPB OPM Terhadap Pendatang Sudah Kategori Melanggar HAM

Tentara Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) Goliath Tabuni melalui Juru Bicaranya Sebby Sambom mengancam dan memerintahkan warga pendatang untuk keluar dari Papua. Melalui video yang disebarkan, TPNPB mengatakan bahwa Papua adalah wilayah perang dan tidak akan bertanggung jawab atas pendatang.

Pengamat intelijen dan terorisme Stanislaus Riyanta menyebutkan bahwa ancaman tersebut sudah melanggar HAM dan tidak bisa dibiarkan lagi.

“Ini bukti bahwa kelompok TPNPB OPM Goliath Tabuni adalah pelanggar HAM sesungguhnya. Tetapi selama ini mereka melakukan propaganda dengan memutarbalikkan fakta. Semua pihak harus melihat fakta ini”, ungkap Stanislaus Riyanta.

Selain itu disebutkan oleh Stanislaus bahwa ancaman dari TPNPN OPM Goliath Tabuni diyakini tidak akan membuat negara dan aparat keamanan mundur sejengkalpun untuk melindungi masyarakat Papua. Stanislaus meyakini bahwa aparat keamanan akan mengutamakan keselamatan masyarakat sebagai tujuan utama.

“Kehadiran aparat keamanan di Papua adalah untuk melindungi masyarakat dari berbagai ancaman, termasuk ancaman dari TPNPB OPM. Salah satu bentuk perlindungan yang diberikan adalah menindak tegas kelompok-kelompok yang melakukan ancaman dan gangguan terhadap masyarakat”, ujar Stanislaus.

Ditambahkan oleh Stanislaus bahwa masyarakat tidak perlu takut dan percayakan penanganan kelompok pengacau tersebut kepada aparat keamanan.

“Percayakan saja kepada TNI Polri, masyarakat tidak perlu takut. Tetapi peran serta masyarakat tetap diperlukan, terutama untuk tidak termakan provokasi dan percaya hoax yang disebarkan oleh kelompok separatis”, pungkas Stanislaus Riyanta.