Pasca Munarman Dibekuk, FMCB : Waspada Pengaruh Terorisme dan Radikalisme!

JAKARTA – Menyikapi berbagai rentetan peristiwa tindak terorisme di Indonesia, baru-baru ini publik menyoroti penangkapan mantan sekretaris umum Ormas terlarang FPI Munarman oleh Densus 88 anti-teror.

Polri pun telah menetapkan Munarman sebagai tersangka terkait dalam rangkaian proses baiat jaringan terorisme di Jakarta.

Merespon hal tersebut, Forum Masyarakat Cinta Bangsa (FMCB), mengadakan acara buka bersama dan Do’a bersama sekaligus deklarasi Anti teroris untuk keselamatan bangsa Indonesia.

Acara tersebut dilaksanakan di Hotel The Radiant, jalan Hj. Abdul Ghani, Ciputat timur, Tangerang Selatan.

Acara Do’a bersama diawali dengan pembukaan, lalu menyanyikan lagu Indonesia raya, kemudian istighosah untuk keselamatan bangsa, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sekaligus deklarasi Anti terorisme.

“Dalam kesempatan hari ini, dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas penangkapan Munarman sebagai otak dari segala tindak terorisme di Indonesia,” kata Ketum FMCB.

FMCB juga mengapresiasi atas kinerja baik polri dan densus 88 yang sudah memutus rantai dari semua peristiwa terorisme.

Mereka juga menghimbau serta mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk selalu waspada terhadap segala bentuk paham radikalisme dan tindak terorisme.

“Dan selalu menjaga masyarakat berdoa untuk keselamatan bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai ini,” pungkasnya.