Menjadi Guru Ngaji, Bakti Mulia Seorang Calon Perwira

https://www.instagram.com/tv/CLKAID9JEv5/?igshid=n6d5ailtzb9w

SOREANG – Kesibukan bertugas tak harus menjadi alasan mengabaikan panggilan agama. Seperti halnya yang dilakukan personel Sat Intelkam Polres Pekanbaru Aipda Riandi Saputra, SH.

Siswa SIP Reg Angkatan ke 50 “Wira Satya Adhipradana (WSA)” yang saat ini menempuh pendidikan di Pusdik Intelijen Soreang tersebut, memilih jalan hidup menjadi guru mengaji diantara padatnya bertugas.

Sebelumnya, personel Polres Pekanbaru itu telah mengajar sebagai Guru Ngaji di Masjid Syifaunnas, Pekanbaru. Hal ini sebagai wujud salah satu pedoman hidup anggota Polri dengan berbakti kepada Nusa dan Bangsa dengan penuh ketakwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa.

“Sebaik-baiknya manusia adalah orang-orang yang mengajarkan Al Quran dan mengajarkannya,” ungkap siswa Riandi, saat di temui di sela-sela Pendidikan calon Perwira di Pusdik Intel Soreang, Bandung, hari ini.

Siswa Riandi yang mengajarkan Ilmu Tajwid setiap Selasa malam itu berharap kepada masyarakat bisa bersama-sama mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Negara kita sedang dilanda pandemi Covid-19, semoga dengan beramal baik, dengan mendekatkan diri kepada Allah, insya Allah wabah yang melanda negeri ini bisa diangkat Allah untuk selama-lamanya. Aamiin Ya Robbal Alamin,” sambung dia.

Ia sadar tantangan kehidupan makin kompleks. Penanaman akhlak mulia menjadi salah satu keharusan untuk membentengi generasi mendatang dari dampak negatif modernisasi. Riandi berharap, meski belum seberapa, nilai keagamaan yang diterima anak-anak itu akan tertanam kuat hingga mereka dewasa kelak.

“Saya merasa belum apa-apa, belum banyak berbuat. Masih banyak yang harus kita lakukan untuk masyarakat,” tandas siswa Riandi.