Aliansi Pemuda di Banten Galang Dana Bagi Warga Penderita Kanker Usus

Serang, Redaksikota.com – Aliansi Peduli Kemanusiaan Yang terdiri dari Organisasi beberapa organisasi, antara lain ; Gerakan Mahasiswa Serang Utara, Ikatan Mahasiswa Purwadadi, Himpunan Mahasiswa Peduli Banten, IPNU – IPPNU Kec. Lebak Wangi, Carenang Ringan Tangan, CUSS UIN BANTEN, melakukan kegiatan penggalangan dana hari ke-dua.

Kegiatan tersebut dimulai terhitung dari hari, Kamis tanggal 25 Maret 2021. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu pengobatan Saudari Mus’iroh yang bertempat tinggal di Kp. Ragas RT. 005 / RW. 001 Desa Purwadadi Kec. Lebak Wangi – Kab. Serang. Yang mengalami kanker usus selama dua tahun lebih.

Keadaannya sangat memperihatinkan karena kurangnya penanganan secara intensif dan kurang mendapat perhatian dari pemerintah atau instansi terkait.

Menurut pengamatan yang dilakukan oleh Aliansi Peduli Kemanusiaan, kondisi keluarga Mus’iroh dalam keadaan kurang mampu. Ibunya hanya bekerja sebagai buruh serabutan dan ayahnya telah meninggal dunia, sehingga hal tersebut yang membuat pihak keluarga sulit untuk melakukan pengobatan terhadap kanker usus yang diderita Mus’iroh. Pihak keluarga menuturkan “sebelumnya Mus’iroh pernah menjalani pengobatan selama beberapa kali, namun terkendala oleh faktor ekonomi, dan kami sudah berupaya untuk meminta bantuan kepada pemerintah dan dinas terkait, namun tidak ditanggapi secara serius” ujar subhan (Kakak Mus’iroh).

Jamaludin Akmal, selaku koordinator Aliansi Peduli Kemanusiaan sangat menyayangkan hal tersebut kepada pemerintah dan dinas terkait yang seharusnya peka terhadap warga yang menderita penyakit kronis seperti ini.
Dalam kesempatan lain Harifan Azhari selaku Sekretaris Jenderal PP GAMSUT mengungkapkan bahwa kasus seperti ini masih banyak terjadi dilingkungan Kab. Serang, khususnya di Serang Utara, maka dari itu kepada pemerintah dan dinas kesehatan agar lebih serius dalam menangani masalah kesehatan di Kab. Serang serta menginstruksikan kepada seluruh jajaran di masing-masing kecamatan dan desa untuk mendata dan menangani kasus serupa.