Ustadz M. Asfarin : Bersatu Tanpa Terprovokasi, Jangan Terima Isu Sepotong-potong Saja

Banten – Ustadz Muhammad Asfarin Fajri selaku Pimpinan Ponpes Ashabul Maimanah menyatakan sikap siap ikut serta menjaga kemanan dan ketertiban dengan rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) khususnya diwilyah Provinsi Banten, karena merupakan bentuk tanggung jawab dan kewajiban bagi setiap orang yang menjadi warga negara yang baik dan juga memang merupakan tuntunan kewajiban bagi setiap pemeluk agama islam yang benar.
“Sebagai warga negara yang baik dan sudah menjadi tuntunan agama islam saya siap berperan dalam menjaga kemanan dan ketertiban karena saya cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) khususnya dimana kaki saya berpijak, yaitu Provinsi Banten” Jelas Ustadz Asfarin.
Disela silaturahmi dan perbincangan yang dilakukan di Ponpes Ashabul Maimanah Kota Serang Banten beberapa hari yang lalu perihal menyikapi adanya beragam isu – isu yang menuai provokasi antar umat beragama, Ustadz Muhammad Asfarin Fajri merasa ikut prihatin bila sampai ada masyarakat yang ikut termakan isu – isu provokasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan yang telah beredar di banyak media sosial.
“Saya sangat prihatin sekali jika masih ada orang yang bisa termakan isu – isu provokasi yang ada di media sosial padahal jelas tidak bisa dipertanggung jawabkan” Terang Ustadz Asfarin.
Menurut Ustadz Muhammad Asfarin Fajri, memang telah banyak terjadi perubahan pola pikir masyarakat sejak semakin canggihnya teknologi yang bisa digunakan dengan mudah seperti saat ini, sehingga daya saring masyarakat yang haus akan informasi menjadi kurang bijak sehingga apa yang sudah dilihat dan di dengar dapat diartikan langsung tanpa harus memahami dengan jelas edukasi informasi tersebut dan sangat disayangkan masalah – masalah yang tidak seharusnya terjadi dapat diakses dengan mudah oleh kaum muda yang masih perlu banyak belajar dan memahami konteks keilmuan yang sebenarnya.
“Teknologi sekarang semakin canggih, sehingga orang dengan mudah mendapatkan informasi sehingga daya saring masyarakat tidak lagi memperhitungkan dengan bijak nilai edukasinya, apalagi yang rentan terjadi di kaum pemuda yang masih labil dan butuh banyak belajar dan memahami konteks keilmuan secara tuntas bukan sepotong – sepotong” Lanjut Ustadz Asfarin.
Ustadz Asfarin sebagai Pimpinan Ponpes Ashabul Maimanah, berpesan kepada masyarakat khususnya diwilayah Provinsi Banten untuk tidak mudah terprovokasi dari isu – isu di media sosial, harus ketahui akar permasalahan dengan jelas dan lengkap ataupun biasakan diri untuk bertanya kepada orang yang lebih memahami ilmunya sebelum berbuat sesuatu.