Pengisian Air Curah Disidak Satpol-PP

BERBAGI

Redaksikota, Bogor – Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol – PP) Kabupaten Bogor akhirnya menggelar operasi mendadak di sejumlah tempat pengisian air curah yang berlokasi di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Kali ini operasi difokuskan di Tiga kecamatan yakni, Kecamatan Caringin, Kecamatan Cijeruk dan Kecamatan Cigombong.

“‎kita melakukan pemeriksaan surat-surat terhadap kegiatan usaha pengisian air curah yang ada di Kabupaten Bogor dan hari ini pemeriksaan baru dilakukan di wilayah Kecamatan Cijeruk, kemudian diteruskan ke Caringin dan Cigombong,” Kata Kepala Bidang Penegak Hukum dan Perundang-Undang Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho yang didampingi Kasi Operasi Sukmana serta jajarannya Senin (17/7/17).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ada 3 perusahaan yang sudah disegel atau diberhentikan sementara kegiatan usahanya karena tidak memiliki ijin. Diantaranya, 1 di Kecamatan Cijeruk, 1 di Kecamatan Caringin dan 3 di kecamatan cigombong. “kita sudah melakukan penyegelan terhadap pemilik  perusahaan air curah karena belum menyelesaikan perijinannya,” Ujarnya.

Selain tidak memiliki ijin, sambung Agus, permasalahan lainnya lantaran banyak komplain dari masyarakat kepada Pemerintah Daerah. Dimana, daya angkut isi air yang dibawa kendaraan selalu melebihi kapasitas dinilai telah mengganggu ketertiban umun karena akan mengakibatkan jalanan jadi rusak. Apalagi berkaitan dengan masalah lingkungan dan infrastruktur.‎

‎”‎Dasar inilah yang membuat kami melakukan pemeriksaan kepada sejumlah tempat kegiatan usaha air curah, kalaupun ada yang sudah memiliki ijin berarti tinggal diperhitungkan tonase kekuatan jalannya, karena kalau kapasitas isi airnya terlalu berat pastinya bocor dan ini akan mengakibatkan jalan rusak,” Ungkapnya.

Problem perijinan saat ini kewenangannya memang sudah bukan lagi ada di daerah tapi sudah ditarik oleh Pemerintah Provinsi. Meskipun demikian, sesuai pasal 33 Perda Tribum Pemerintah Daerah masih memiliki kewenangan untuk menghentikan kegiatan terhadap perijinan yang memang bukan kewenangan daerah.

“Jadi, kami meminta kerja samanya dari para pemilik perusahaan untuk taat dan patuh terhadap segala peraturan yang ada di Pemerintahan Kabupaten Bogor. Karena bagaimanapun juga hal ini tetap akan dikoordinasikan dengan Satpol PP Provinsi Jawa Barat,” Harapnya.‎

Sementara itu salah seorang pemilik usaha air curah ‎H.Asep menerangkan kegiatan usaha yang dilakukannya itu bukan berarti tidak memiliki perijinan, akan tetapi karena masa berlakunya saja yang sudah habis.

“Saya punya ijin, cuma sudah habis saja masa berlakunya dan saya juga sudah melakukan proses perpanjangan perijinan namun sampai sekarang tidak selesai juga, bahkan sampai mengeluarkan uang sekian juta melalui seseorang‎,” Cetusnya. (Kontributor *Agus)