Pria Peledak Stasiun Brussels Ditembak Petugas

BERBAGI

Redaksikota – Seorang pria yang dikabarkan sebagai pelaku ledakan stasius pusat Brussels, Belgia telah ditembak oleh aparat keamanan setempat.

Menurut informasi yang dirilis oleh media lokal, Het laatste Nieuws mengabarkan bahwa salah seorang saksi mata yang berhasil diwawancarai memberikan keterangan, bahwa sebelum ledakan kecil itu berlangsung, ada seorang pria memekikkan takbir “Allahu Akbar” yang kemudian dibarengi dengan sebuah ledakan.

Beberapa turis yang berada di sekitar lokasi kejadian pun sempat panikm karena dari badan pelaku tersebut, terdapat rompi yang diduga berisi bahan peledak dan kabel yang tersembul.

Melihat kondisi itu, aparat keamanan langsung melepaskan tembakan ke arah pria itu. Hanya saja belum ada informasi resmi apakah pria tersebut ditembak mati atau tidak. Namun setidaknya, ulah pria tersebut membuat resah masyarakat Belgia.

Apalagi dalam sebuah laporan yang disampaikan oleh CNN, bahwa saat ini Belgia sedang dilanda ancaman teror militan ISIS. Lebih dari 18 bulan sejak militan kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah atau Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) menggagas serangan di Paris yang membunuh 130 orang pada November 2015. Pelaku yang sama kemudian meledakkan bandara serta kereta di Brussels pada Maret tahun lalu yang memakan 32 korban jiwa.