Tak Terima Dilecehkan, Dewi Tanjung Akan Polisikan Anton Aritonang

BERBAGI

Redaksikota – Eks Aktivis 98, Dewi Tanjung merasa kecewa dengan sesama eks aktivis 98, Anton Aritonang. Pasalnya, Dewi mengatakan jika dirinya sering mendapatkan kalimat-kalimat yang tidak menyenangkan. Bahkan ia mengatakan jika Anton sering memfitnah kalau dirinya sudah menjalin hubungan asmara hingga berhubungan intim.

“Awalnya aku (berhubungan) teman baik sama Anton ini, dan kami sering berdiskusi by telefon. Tapi lama-lama Anton ini mulai terobsesi dan setiap telepon selalu bilang bahwa anak-anak Aktivis 98 bilang, Dewi sama Anton pacaran dan udah tidur (berhubungan badan -red),” kata Dewi kepada Redaksikota, Senin (23/1/2017).

Sebelumnya, Dewi menilai apa yang dikatakan Anton hanyalah candaan belaka. Namun karena saking keseringannya dan hampir ia katakan kalimat tersebut selama 1 bulan lebih, sehingga dirinya merasa kalimat tersebut adalah fitnahan dan pencemaran nama baiknya, apalagi sampai konten pembicaraan tersebut masuk di forum.

“Awalanya masih saya diamkan karena saya pikir hanya becanda. Tapi hampir selama 1 bulan lebih kata-kata itu selalu dilontarkan oleh Anton dalam setiap percakapan sama saya,” pungkasnya.

Puncaknya dikatakan Dewi, yakni pada tanggal 29 Januari 2017, saat itu ia ingin mempertanyakan kembali keabsahan isu yang beredar bahwa dirinya dan Anton sudah menjalin hubungan asmara, hingga sampai mengaku sudah berhubungan intim bersama.

“Saya sangat marah karena bahasa ‘Dewi sudah tidur dengan Anton’ itu tidak bisa dibenarkan dan sudah sangat melecehkan saya sebagai perempuan dan aktivis,” terangnya.

Untuk menyelesaikan masalah tersebut, Dewi yang mengaku sudah memiliki banyak bukti tentang pelecehan tersebut, akan dibawa ke ranah hukum. Rencananya, besok hari Selasa (31/1/2017), bersama dengan beberapa tim kuasa hukumnya akan mendatangi Mapolda Metro Jaya.

“Yang mau dampingi aku sebenarnya banyak, dan salah satunya LBH SIKAP. Tapi aku tahan dulu mereka biar aku sama temanku saja yang datang ke bareskrim (Polda Metro Jaya -red),” tegasnya. [mib]