HMI Jakarta Raya Desak Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Dihentikan

BERBAGI
reklamasi
ilustrasi/internet

Redaksikota – Pengurus Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Kepemudaan (PTKP) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Raya, Iskandar D menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Balaikota DKI Jakarta dan kantor Kemenko Kemaritiman.

Aksi yang rencananya akan digelar tersebut bertujuan untuk menentang proyek reklamasi teluk Jakarta. Bahkan mereka mendeska agar Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) agar proyek pembangunan pulau buatan tersebut bisa dihentikan segera.

“Meminta Presiden Jokowi segera mengeluarkan Keppres untuk menghentikan proyek Reklamasi Teluk Jakarta,” kata Iskandar dalam keterangan persnya, Selasa (5/12/2017).

Tak hanya meminta Keppres soal penghentian reklamasi saja, Iskandar juga mendesak agar Luhut Binsar Pandjaitan yang saat ini duduk di kursi Menko Kemaritiman tersebut untuk direshuffle. Hal ini lantaran sikap Luhut yang mencabut moratorium reklamasi di Teluk Jakarta yang membuat rakyat resah.

“Meminta Presiden Jokowi untuk segera resuffle Luhut Binsar Pandjaitan dari Menko Maritim karena sudah mencabut moratorium yang berdampak pada nasib nelayan dan kerusakan ekosistem di Teluk Jakarta,” terangnya.

Kemudian kepada Gubernur Anies Rasyid Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno, Iskandar yang juga merupakan koordinator lapangan aksi tersebut juga didesak untuk menghentikan proyek tersebut. Apalagi salah satu janji politik Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru tersebut adalah menghentikan proyek reklamasi di Jakarta.

“Pemerintah provinsi DKI Jakarta harus tegas dan pastikan proyek reklamasi dihentikan. Dan segera cabut kembali izin reklamasi pulau C, D dan G yang dipegang oleh PT Kapuk Naga Indah dan PT Muara Wisesa Samudera,” tegasnya.