Anies Baswedan dan Anak SBY Tak Pantas Tantang Jokowi atau Prabowo

BERBAGI

Redaksikota – Pengamat politik dari Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo mengatakan bahwa hasil survei yang dirilis oleh PolMark Indonesia tentang elektabilitas capres dan parpol kurang lebih sama dengan dengan hasil survei lembaga lain yang sudah memublikasikan hasil surveinya.

“Kesimpulannya adalah baik Jokowi dan PDIP sama sama masih digdaya. Elektabilitas capres masih didominasi dua figur utama yaitu Jokowi dan Prabowo,” kata Karyono Wibowo, Senin (23/10/2017).

Meskipun selisih elektabitas antara Jokowi dan Prabowo masih terpaut 20.02%. Tapi dua figur itulah yang memperoleh dukungan paling signifikan. Sedangkan untuk figur AHY dan Anies berada pada posisi imbang tetapi selisihnya sangat jauh dibanding Jokowi dan Prabowo. Elektabilitas AHY dan Anies masih sangat kecil, yaitu masing-masing 2.9% dan 2.2%.

Berdasarkan hasil survei tersebut, maka dapat dikatakan Anies dan AHY bukan lawan tanding Jokowi.

“Soal elektabilitas parpol, berdasarkan sejumlah hasil survei menunjukkan PDI Perjuangan masih jadi juara jika pemilu legislatif dilaksanakan hari ini. Elektabilitas PDI Perjuangan jauh meninggalkan Golkar sebagai runner up. Yang menarik dari survei tersebut adalah suara Gerindra nyaris menyodok Golkar. Saya kira itu merupakan warning bagi partai Golkar,” ucapnya mengingatkan.

Namun demikian, lanjutnya, baik PDI Perjuangan maupun Jokowi jangan terbuai dan terkesima dengan hasil survei saat ini.

“Jadikan hasil survei ibarat sebuah kompas yang memandu arah untuk mencapai tujuan. Jadikanlah hasil survei sebagai cermin untuk melihat kekurangan dan kelebihan. Jika ada yang kurang perlu diperbaiki agar bisa lebih baik lagi,” tutup Karyono Wibowo.