Diaz Hendropriyono Sebut Kunci Kekuatan Indonesia Adalah Gotong Royong

BERBAGI
Diaz Hendropriyono
Dewan Analis Strategis Badan Intelijen Negara dan Staf Khusus Bidang Intelijen Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, Diaz Hendropriyono.

Redaksikota – Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono memberikan pembekalan dalam acara pelantikan pengurus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Provinsi Kepulauan Riau di pulau Batam.

Pada kesempatan tersebut Diaz menekankan, bahwa partai politik memainkan peran untuk selalu mengingatkan kadernya tentang prinsip-prinsip Pancasila sebagai upaya menjaga nasionalisme.

Dalam pembekalannya, Diaz menyampaikan bahwa dunia saat ini sedang tergerus oleh kultur individualisme yang tidak sesuai dengan nilai pancasila, yaitu gotong royong.

“Dahulu rakyat berkumpul di alun-alun untuk berinteraksi secara langsung, sekarang mulai berkurang karena adanya teknologi. Sementara gejala intoleransi merebak dimana-mana, Musholla dibakar, Gereja dibakar, Wihara dibakar. Indonesia tidak bisa seperti ini,” kata Diaz dalam pembekalannya, Minggu (10/9/17).

Menurut Diaz, kultur individualisme ini tidak boleh memecah nasionalisme bangsa Indonesia, karena bagaimanapun gotong royong masih diperlukan.

Dalam hal ini, terobosan pemerintah untuk menurunkan harga semen dan penyerataan harga BBM tidak ada terjadi jika tidak adanya kerja bersama atau gotong royong. Dengan menyatukan berbagai BUMN yang ada, akhirnya kini harga kebutuhan di Indonesia bagian timur pun bisa mulai dilakukan.

“Penurunan harga semen menjadi Rp500 ribu per sak di Papua tidak akan pernah terwujud tanpa adanya gotong royong dari beberapa BUMN dan TNI AU. Begitu juga halnya dengan kebijakan BBM 1 harga,” tegas Diaz.

Selain mengucapkan selamat kepada kader yang dilantik, Diaz juga mendengarkan aspirasi masyarakat pulau Batam untuk disampaikan kepada Presiden Jokowi, khususnya dalam peningkatan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PKPI, Djati Nuswanto menyerukan juga kepada partainya, agar lebih mengedepankan kepentingan rakyat. Sehingga Batam bisa menjadi ujung tombak bagi kedaulatan Indonesia.

“Pulau Batam harus terus menjadi ujung tombak menjaga kedaulatan NKRI,” kata Djati.

Acara ini juga dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, seperti Persatuan Pemuda Tempatan (PERPAT), Himpunan Masyarakat Bima Kota Batam, serta Srikandi Kota Batam, yang semuanya menyatakan dukungannya terhadap Partai PKPI.

Pernyataan dukungan tersebut diterima oleh Firmansyah, selaku Ketua Umum DPP PKPI Prov. Kep. Riau. Selain itu, juga terlihat perwakilan KPU Provinsi Riau, dan perwakilan pimpinan partai-partai politik Kepulauan Riau.

Menutup acara tersebut, para tamu undangan disuguhi oleh penampilan Kelompok Zikir Melayu dari SMA 07 Pulau Kasu dan Kesenian Zikir Sanggar Dang Gemini.