Dipanggil KPK, Setya Novanto “Jantungan”

BERBAGI

Redaksikota – Ketua DPR RI, Setya Novanto dipastikan tidak hadir dalam jadwal pemeriksaan terkait dengan kasus e-KTP. Hal ini lantaran dikabarkan Setya Novanto sedang sakit.

Seperti yang disampaikan Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, kondisi buruk Setya Novanto tersebut terjadi usai Ketua Umumnya itu olahraga. Namun saat dilakukan pengecekan di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, ternyata gula darah naik dan mempengaruhi fungsi ginjal dan jantung.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, gula darahnya naik dan implikasinya itu ke fungsi ginjal dan ngaruh juga ke jantung,” kata Idrus Marham di Gedung KPK.

Naiknya gula darah Ketua DPR RI tersebut dikatakan Idrus Marham lantaran usai menjalani olahraga pada hari Minggu (10/9/2017) kemarin. Dan saat melakukan tes medis di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta Selatan, kesehatan Novanto justru turun.

Tentang kondisi kesehatan Novanto tersebut, Idrus Marham yang merupakan Sekretaris Jenderal Partai Golkar tersebut akan mengantarkan surat ke KPK.

“Kami mengantarkan surat yang disertai dengan lampiran keterangan dokter yang tentu ada beberapa hal lain untuk sampaikan ke KPK bahwa dengan kondisi yang ada, tidak memungkinkan Setya Novanto hadir saat ini, karena kondisi kesehatan,” ujar Idrus.

Sebelumnya diberitakan, penyidik KPK telah melayangkan panggilan kepada Setya Novanto untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. Panggilan itu agar Novanto hadir menjalani pemeriksaan pada Senin, 11 September 2017.

“Surat undangan untuk diperiksa, sudah dikirim dua hari yang lalu. SN (Setya Novanto) akan diperiksa Senin, 11 September 2017,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat dihubungi, Jumat (8/9/2017).

KPK akan periksa terkait dugaan keterlibatan Novanto dalam proyek korupsi e-KTP yang membuat negara merugi sampai Rp2,5 triliun itu.