Kapolri Perintahkan Siapapun yang Terlibat Sindikat Saracen Ditangkap

BERBAGI
Kapolri

Redaksikota – Kapolri, Jenderal Tito Karnavian menegaskan bahwa pihaknya sudah memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan pembongkaran total, dan menangkap seluruh pihak yang terlibat dalam sindikat Saracen.

Bahkan Jenderal Tito meminta siapapun yang terlibat baik itu sebagai sindikat, donator maupun pemesan jasa konten dari Saracen untuk segera ditangkap.

“Saya sampaikan tangkap-tangkapi saja yang pesan, tangkapin yang danain, tangkapin. Ada lagi sejenis dengan itu, tangkapin,” kata Kapolri di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2017).

Selain memerintahkan untuk menangkap seluruh sindikat dan pemesan jasa Saracen, jenderal polisi bintang empat ini juga meminta kepada jajarannya untuk mengembangkan kasus sindikat tersebut.

“Pasti akan kita kembangkan. Saya sudah interuksikan Saracen akan kita kembangkan terus, siapa saja yang terlibat,” tukasnya.

Meski begitu, diakuinya, untuk mengungkap kasus tersebut tidaklah mudah. “Karena mereka mainnya di cyber space, maka kami melacaknya juga di cyber space, bukan di lapangan,” tukas Tito.

Dijelaskannya, Grup Saracen ini sudah aktif sejak pemilihan presiden 2014 hingga terakhir ditangkap pada Agustus 2017.

“Sudah eksis sewaktu pilpres, saat pilkada gubernur juga, grup ini, ada yang aktif juga,” kata Tito.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sudah meminta para relawan untuk kampanye menjelang Pemilihan Presiden 2019. Namun, Jokowi mengingatkan para relawan agar tak kampanye menggunakan cara-cara kelompok Saracen, yang menyebarkan hoaks, ujaran kebencian serta isu suku, agama, ras dan antar-golongan.

“Jangan ikut-ikutan Saracen. Kalau main media sosial yang santun, sopan,” kata Jokowi, saat berpidato dalam Rapat Kerja Nasional III Pro Jokowi, Senin (4/9/2017).

“Jangan sampai ada yang coba-coba memecah belah, mengadu domba. Yang Saracen-Saracenan itu harus dilawan kayak begitu, itu memecah belah sangat berbahaya bagi kita,” imbunya.