Darsuli: Jonru Bukan Kelasnya Jokowi

BERBAGI

Redaksikota – Ketum Badan Investigasi Independen Peneliti Kekayaan Pejabat Dan Pengusaha Republik Indonesia (BII-PKPPRI), Darsuli menilai ocehan pegiat sosial Jonru Ginting tidak perlu ditanggapi oleh Presiden Joko Widodo secara langsung.

Bagi Darsuli, kelas Presiden Jokowi jauh lebih tinggi dibandingkan Jonru. Sehingga persoalan fitnah dan umbaran ujaran kebencian yang dilakukan oleh Jonru tersebut tidak perlu direspon langsung oleh Presiden.

“Jonru ya jauh banget sama Jokowi. Bagi saya tak perlu Jokowi respon langsung Jonru, gak sekelas mereka berdua itu,” kata Darsuli kepada Redaksikota, Kamis (31/8/2017).

Terkait dengan persoalan ujaran kebencian yang dilakukan Jonru melalui media sosialnya, apalagi sampai persoalan tudingan ketidakjelasan orang tua Presiden Jokowi tersebut juga diakui Jonru pernah ditulisnya di akun sosial media Facebooknya itu, Darsuli menilai itu sudah menjadi domain Kepolisian.

“Jonru kan sudah akui jika dia tulis ujaran seperti itu di Facebooknya. Dan pak Akbar Faizal juga sudah meminta agar ini diusut. Ya biarkan itu ranah Polisi yang bertindak karena sudah ada pengakuan langsung dari yang bersangkutan tho. Menurutku, tindak saja sudah,” tukasnya.

Lebih lanjut, Darsuli juga menegaskan bahwa pihaknya sangat anti terhadap penyebaran isu hoax dan ujaran kebencian. Apapun dalilnya, penyebaran hoax dan ujaran kebencian sangat tidak dibenarkan dan termasuk dalam tindakan kriminal.

“BII-PKPPRI sangat menentang keras apapun tindakan penyebaran ujaran kebencian maupun hoax. Itu adalah tindakan pengecut dan melawan hukum,” tegasnya.

Diketahui, dalam sebuah program talkshow Indonesia Lawyer’s Club (ILC) di TVOne yang dipandu oleh Karni Ilyas, menampilkan perdebatan serius berjudul “Halal-Haram Saracen” pada edisi Selasa (29/8/2017).

Dalam perdebatan tersebut, salah satu yang menjadi perbicangan hangat netizen adalah perdebatan antara Politisi Partai NasDem, Akbar Faizal dengan pegiat sosmed Jonru Ginting.

Dalam sesi tersebut, Akbar Faizal sempat menampilkan screenshot postingan Jonru di akun Facebooknya yang dianggap Akbar telah menghina Presiden Joko Widodo.

“Jokowi merupakan Presiden yang belum jelas siapa orangtuanya. Sungguh aneh, untuk jabatan sepenting presiden, begitu banyak orang yang percaya kepada orang yang asal muasalnya serba belum jelas,” ujar Faizal membacakan postingan yang tertera di ponsel miliknya dalam debat tersebut.

Setelah membacakan postingan tersebut, Akbar pun mulai bertanya ke Jonru, apakah benar itu adalah postingan dirinya.

“Saya mau bertanya. Apakah betul Anda pernah memposting ini?” ujar Akbar secara halus.

Lalu pertanyaan itu dijawab oleh Jonru dengan pengakuan yang lugas, bahwa dirinya memang pernah memposting konten tersebut di Facebooknya.

“Iya benar pak,” ujar Jonru yang malam itu mengenakan kemeja berwarna hitam.

Namun Jonru menolak jika postingan dirinya tersebut adalah ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo. Bahkan ketika Akbar Faizal meminta aparat kepolisian memproses Jonru berdasarkan pengakuannya itu, loyalis Prabowo Subianto tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak takut diproses hukum.

“Silahkan Diproses, saya tidak takut!,” teriak Jonru.

Lihat video perdebatan sengit Akbar Faizal dan Jonru Ginting di ILC di bawah ini :