Repdem Sebut Tak Akan Hentikan Kasus Arief Poyuono

BERBAGI
Wanto Sugito

Redaksikota – Sekjen organisasi sayap PDI Perjuangan, DPN Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM), Wanto Sugito (Klutuk) mengatakan bahwa dirinya akan menjadi saksi terkait dengan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik yang dilakukan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, FX Arief Poyuono terhadap PDI Perjuangan beberapa waktu yang lalu itu.

“Iya tadi Ketua Bidang Hukum Repdem bung Fajri kontak, Selasa 21 Agustus, pukul 11.00 WIB, saya diminta memberikan keterangan sebagai saksi terkait ujaran kebencian dan pencemaran nama baik partai yang saya cintai PDI Perjuangan, yang dilakukan oleh Waketum Gerindra Arif Poyuono,” kata Klutuk dalam keterangannya, Jumat (18/8/2017).

Bahkan ia mangatakan jika pihaknya tidak akan menghentikan proses hukum terhadap Arief Poyuono tersebut. Bagi Klutuk, apa yang diucapkan oleh Arief tersebut adalah tindakan yang sembrono.

“Kita tidak akan stop laporannya, biar jera bagi semua pihak yang memberikan statment sembarangan terkait SARA dan PKI,” ujar aktivis ’98 yang terafiliasi di Jarkot itu.

Kata Wanto, nanti direncanakan yang menerima Bapak Syarman dari Kamneg (keamanan negara) unit IV Direskrimum Polda Metro Jaya.

Sementara terkait dengan permintaan maaf kepada DPP PDI Perjuangan bahkan DPN REPDEM sekalipun, ibu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri serta Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto beserta seluruh jajaran DPP PDI Perjuangan belum memberikan signal dan arahan untuk mencabut laporan.

“REPDEM sebagai otak, mata dan ototnya PDI Perjuangan tidak akan pernah terima jika kehormatan partai diinjak injak oleh siapapun apalagi hal tersebut sangat sensitif memainkan isu PKI yang dilontarkan oleh sekelas Waketum Partai Gerindra,” tegas Wanto.