BIIPKPPRI Nilai Pansus Angket KPK Hanya Lucu-lucuan DPR Saja

BERBAGI

Redaksikota – Ketua Badan Investigasi Independen Peneliti Kekayaan Pejabat dan Pengusaha Republik Indonesia (BII-PKPPRI), Darsuli menilai Pansus Angket KPK hanya buah lucu-lucuan DPR saja.

“Mereka itu lagi melucu. Ngomongnya mau memperkuat, tapi niatnya melemahkan,” kata Darsuli kepada wartawan hari ini, Kamis (15/6/2017).

Ia menilai munculnya Pansus Angket KPK tersebut karena banyaknya oknum anggota DPR yang kena sikat lembaga antirasuah itu terkait kasus korupsi, khususnya bancakan proyek e-KTP.

“Angket KPK muncul kan pasca KPK garap kasus mega korupsi e-KTP. Apalagi banyak pejabat di Komisi III kan yang namanya disebut,” tukasnya.

Untuk itu, Darsuli pun menilai langkah Pansus Angket KPK berpotensi terkait kepentingan pengamanan kasus tersebut, dan beberapa kasus lainnya pula.

“Rakyat Indonesia sudah cerdas, pasti sudah bisa membaca aksi upaya sandra menyandra,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aktivis Jakarta ini pun meminta agar Pansus Angket KPK dibubarkan saja jika kepentingan utamanya seperti itu. Apalagi dalam menjalankan tugasnya yang hanya 60 hari kerja itu saja, DPR minta dana Rp3,1 miliar.

“Jangan lemahkan KPK demi mengamankan segelintir orang yang sudah maling duit rakyat. Bubarkan saja lah pansus-pansusan gak penting itu. Ini jahat sekali DPR,” tutupnya.