Sudah Tunjukkan ID Pers, Wartawan Ini Tetap Dikeroyok Massa Aksi 313 di Jakarta

Kondisinya cukup parah karena mengalami luka di sekujur tubuh, terutama di bagian kepala kanan mengalami sobek sekitar 2 cm. Bahkan ditemukan bekas sundutan rokok di kulitnya.

BERBAGI

Redaksikota – Seorang wartawan kembali menjadi korban kebengisan massa Aksi 313 saat meliput kegiatan Aksi Bela Islam 313 di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Wartawan bernama Hasbullah (25) ini dikeroyok ramai-ramai di kerumunan massa aksi hingga babak belur bahkan sampai tak sadarkan diri.

Insiden kekerasan terhadap wartawan ini bermula ketika korban hendak mengambil foto orator Aksi 313 yang ada di atas mobil sound, ia ditegur seorang peserta aksi supaya jangan menginjak rumput taman yang ada di sekitar lokasi Patung Kuda. Merasa tidak menginjak rumput, korban pun menjelaskan kepada peserta aksi tersebut bahwa dirinya berada di sisi taman yang tidak berumput. Namun tiba-tiba korban diteriaki sebagai provokator.

Menurut informasi yang ditulis di laman situs media online dimana Hasbullah bekerja menulis, bahwa saat diteriaki provokator tersebut ia sudah menunjukkan kartu Pers, dan menjelaskan jika dirinya adalah wartawan yang sedang ditugaskan untuk meliput, namun sayangnya massa aksi justru lebih brutal menganiaya Hasbullah sampai mengalami luka parah.

“Meski korban sudah menunjukkan kartu pers dan menjelaskan dirinya adalah wartawan yang sedang melakukan tugas jurnalistik, massa tetap tidak peduli. Tanpa rasa iba mereka mengeroyok korban,” tulis di laman Suaranusantara.com, Jumat (31/3/2017).

Awalnya kericuhan sempat bisa ditenangkan oleh ulama yang berada di mobil komando. Namun belakangan korban kembali digiring ke arah kerumunan massa. Tak pelak, massa kemudian kemudian kembali memukulinya.

Saat ini, korban yang sempat lama tidak sadarkan diri dirawat di sebuah rumah sakit di Jakarta Pusat. Kondisinya cukup parah karena mengalami luka di sekujur tubuh, terutama di bagian kepala kanan mengalami sobek sekitar 2 cm. Bahkan ditemukan bekas sundutan rokok di kulitnya.

Selain mengalami luka, korban juga mengalami kerugian kehilangan ponsel dan dompet yang dirampas oknum peserta aksi saat pengeroyokan terjadi.

Rencananya, aksi kekerasan terhadap jurnalis ini akan dilaporkan ke pihak berwajib.

Hasbullah
Luka parah di kepala yang dialami oleh wartawan Suaranusantara.com, Hasbullah. [foto : suaranusantara.com]