Survei LSI Temukan Ferry Juliantono “Ancaman” Ganjar Pranowo di Pilkada Jateng

"Dari 4 kandidat yang disimulasikan head to head melawan GP, yakni Budi Waseso, Ferry Juliantono, Sudirman Said, dan Marwan Jafar, hanya Ferry yang bisa tembus 10 persen melawan GP yang 59 persen. Yang lainnya di bawah 10 persen," ungkap Toto.

BERBAGI
Ferry Juliantono
Ferry Juliantono

Redaksikota – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) telah melakukan rilis hasil Survei Pilgub Jawa Tengah. Survei yang dilakukan pada 7-14 November 2017 lalu ini mengikutsertakan sebanyak 440 responden menggunakan metode multi stage random sampling. Responden diwawancarai langsung dengan tatap muka dengan tingkat margin of error survei sebesar 4,8 persen.

Dalam survei kali ini disodorkan 23 nama calon yang akan menjadi penantang Gubernur Jawa Tengah petahana Ganjar Pranowo yang memiliki elektabilitas selalu di atas 50 persen. Beberapa nama calon lawan potensial Ganjar Pranowo di Pilgub Jateng 2018, diantaranya Ki Enthus Susmono, Bupati Kudus Musthofa, Waketum Gerindra Ferry Juliantono, eks Menteri ESDM Sudirman Said, hingga Kepala BNN Komjen Budi Waseso.

Yang menarik dari survei tersebut ialah head to head antara Ferry Juliantono dan Sudirman Said. Dua nama ini sedang berebut tiket maju Pilgub Jateng dari Gerindra. Siapa lebih unggul? 

Meski unggul dalam hal elektabilitas, Ganjar juga unggul di sektor lain. Terbukti dengan tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya yang cukup tinggi, yakni di atas 70 persen.

“71,3 persen cukup puas dan 6,6 persen sangat puas,” ungkap Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI, Toto Izul Fatah di Jakarta, Jumat (1/12/2017).

Meski demikian, Toto menyebut Ganjar bukan tanpa ancaman di Pilgub Jateng 2018. Toto mengatakan sebanyak 29,2 persen pemilih masih cair. Terbuka peluang Ganjar disalip lawannnya.

“Walaupun GP sudah cukup aman dengan angka 27 persen pemilih militannya, kedua tentu saja GP harus mewaspadai kemungkinan adanya gerakan yang bisa mendowngrade dirinya karena kasus tertentu seperti e-KTP yang menyeret-nyeret namanya,” jelasnya.

Jika Ganjar diadu head to head dengan calon lawannya, hanya Ferry Juliantono yang cukup berpotensi. Ferry bisa menembus angka 10 persen.

“Dari 4 kandidat yang disimulasikan head to head melawan GP, yakni Budi Waseso, Ferry Juliantono, Sudirman Said, dan Marwan Jafar, hanya Ferry yang bisa tembus 10 persen melawan GP yang 59 persen. Yang lainnya di bawah 10 persen,” ungkap Toto.

Lembaga survei yang didirikan Deny JA ini juga mensimulasikan kemungkinan pertarungan antara Ferry Juliantono dengan Sudirman Said. Duel ini diandaikan jika Ganjar tak jadi maju kembali di Pilgub Jateng.

“Persaingan cukup ketat, yaitu Ferry menang tipis dengan 12,0 persen dan Sudirman Said 10,6 persen. Namun, pemenangnya 77 persen swing voters,” terang Toto.