Anies Sebut Rumah Berlapis Sama Seperti Rusun, Netizen: Emang Kue?

BERBAGI

Redaksikota – Netizen memberikan komentar pedas terhadap pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, yang menyarakan jika dirinya ingin wujudkan program rumah berlapis bagi masyarakat DKI Jakarta. Dan rumah berlapis tersebut memang seperti Rumah Susun (Rusun).

Salah satu netizen yang sindir pernyataan Gubernur Anies tersebut adalah pemilik akun twitter @yudiwijayaa. Dalam komentarnya, ia menilai jika mantan Mendikbud RI di Kabinet Kerja Jilid I tersebut hanya bermain retorika.

“Betul3.sebab dia nyontek program ahok tapi muter2 bilang rumah berlapis.emangnya kue,” kata @Yudiwijayaa, Senin (6/11/2017).

Selain itu ada netizen pemilik akun @idris_940. Ia menilai seharusnya Anies tidak perlu merubah nama dari Rusun menjadi Rumah berlapis seperti itu.

“Tinggal bilang rusun gitu aja kok sampe muter2 sih pak?,” kicau Muhammad Idris.

Diketahui, Gubernur Anies Baswedan ingin membangun rumah bagi warga DKI Jakarta. Program tersebut sempat mencuat dari mulut Anies yakni Rumah Berlapis. Dan ia menegaskan jika rumah tersebut adalah berlapis ke atas alias rumah susun.

“Bersusun. Iya (seperti rusun). Kalau Anda lihat izin-izin kalau keluar, tulisannya apa? Lapis, bukan rusun, lapis. Bahasa teknisnya lapis,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (6/11/2017).

Sementara persoalan polemik istilah Rumah Berlapis dengan Rumah Susun (Rusun) juga dijelaskan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno. Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan perbedaannya berada pada jumlah lantai yang ada.

“Rumah berlapis intensitasnya rendah. Kalau rusun kan bisa sampai 16 tingkat,” terang Sandi.

Kemudian istilah rumah berlapis ini disampaikan Sandi merupakan hasil aspirasi masyarakat Jakarta yang ingin dipindahkan dari rumah asal mereka ke rumah bersusun yang letaknya tidak jauh dari rumah asal mereka.

“Mereka (masyarakat) tidak ingin terlalu jauh (digeser) dari sana (tempat tinggal awal),” tukasnya.