Galaknya Anies ke Alexis, ke Classic dan Sejenisnya?

BERBAGI

Redaksikota – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mulai mencoba menampakkan taringnya terhadap Hotel Alexis di Jakarta. Bahkan upaya penutupan dengan tidak memperpanjang izin usahanya tersebut adalah upaya keras berdasarkan rekam investigasi yang dilakukan pada hotel tersebut.

Bahkan mantan Mendikbud di Kabinet Kerja Jilid I tersebut menegaskan, bahwa pihaknya memiliki bukti pelanggaran Hotel dan Griya Pijat Alexis. Bukti inilah yang menjadi dasar penolakan permohonan Tanda Daftar Usaha p
Pariwisata (TDUP) yang diajukan Alexis.

“Kita punya semua datanya, kita ada. Bahkan kalau mau buka-bukaan akan panjang nanti,” kata Anies di Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (2/11/2017).

Bukan masalah bagi Anies jika nantinya pihak Alexis mengajukan gugatan ke pengadilan. Menurutnya, setiap warga negara berhak bertindak secara hukum.

“Setiap warga negara berhak untuk bertindak secara hukum, tidak ada larangan, tidak ada anjuran,” ujarnya.

Anies sebelumnya juga menegaskan tidak peduli terhadap besaran pajak yang dibayarkan Alexis. Menegakkan aturan berbeda dengan urusan bisnis.

“Ini lain dari bikin bisnis, yang satu untungnya Rp 10 miliar, yang satu untungnya Rp 36 miliar, nggak. Ini ada pelanggaran atau tidak, kalau ada pelanggaran, maka akan kita (kami, red) tertibkan,” ucap Anies, Rabu (1/11/2017).

Sementara terkait dengan nasib tempat-tempat yang diduga memiliki kegiatan sejenis dengan pelayanan di Hotel Alexis, Anies enggan berkomentar banyak. Ia lebih memilih mengatakan jika Pemprov DKI memberikan penekanan bagi tempat serupa agar menghentikan praktik pelanggarannya dan kembali ke rule sesuai dengan izin usahanya.

“Kami minta semua tempat yang sejenis, hentikan sekarang juga pelanggaran-pelanggaran. Kita patuhi aturan yang ada, karena aturan ada itu untuk ditaati bersama,” pungkasnya.

Terkait eks karyawan Alexis yang terancam kehilangan pekerjaan, Wagub DKI Sandiaga Uno berencana menggandeng Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk melatih dan menyalurkan eks pekerja Alexis. Mereka akan disalurkan ke hotel-hotel syariah yang saat ini berkembang di Jakarta.

“Akan di-train dan akan disalurkan pada hotel-hotel berbasis syariah yang sedang berkembang,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Kamis (2/11/2017).