Bima Arya Ingin Istikharoh Sebelum Dampingi Ridwan Kamil

BERBAGI
Bima Arya
Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Redaksikota – Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan tak ingin terburu-buru menjawab terkait ajakan Ridwan Kamil untuk berkolaborasi di Pilgub Jabar 2018 mendatang. Bahkan ia mengatakan ingin mencari petunjuk terlebih dahulu kepada Tuhan.

“Saya mau istikharoh. Karena pilihan pengabdian bagi saya sesungguhnya ada dua, pilihan tetap di Bogor (wali kota) atau menerima (jadi cawagub) untuk proses koalisi,” kata Bima Arya kepada wartawan, Sabtu (28/8/2017).

Ia mengatakan akan menyampaikan hasil pencarian petunjuknya itu pekan depan. Apakah tetap berada di Bogor atau ikut Ridwan Kamil memperebutkan kursi Jabar 2.

“Selasa pekan depan akan saya sampaikan,” pungkasnya.

Diketahui, dalam sebuah kesempatan di Bandung, Ridwan Kamil yang merupakan Walikota Bandung tersebut mengaku lebih cocok dengan Bima Arya. Hal ini lantaran posisi politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut sama-sama sebagai Kepala Daerah.

“Kang Bima kan dia kepala daerah, jadi udah paling nyambung dibanding yang lain. Udah kenal sering ketemu di acara seremoni kedinasan,” kata Ridwan Kamil di Bandung, Senin (14/8/2017) lalu.

Memang untuk Pilgub Jabar, baru Ridwan Kamil yang positif maju melalui kendaraan politik Partai NasDem, namun belum mendapatkan calon pasangannya. Sementara pasangan Deddy Mizwar dan Syaikhu sudah positif maju sebagai bakal calon dengan kendaraan politik PKS dan Gerindra.