Sepenggal Catatan dari Teluk Jakarta untuk Presiden

BERBAGI

Pada hari minggu tanggal 22 Oktober 2017, tepat pukul 20.38 WIB. Saya bersama Ketua Komite Penyelamatan Teluk Jakarta (Bung Yudi) bertemu; jumpa muka jumpa pikiran dan jumpa jiwa bersama para nelayan di teluk utara jakarta.

Disana kami bertemu dengan 152 nelayan tepat di pesisir pantai teluk utara jakarta. Banyak yang terungkap setelah kami bersua.

Keluh dan kesah para nelayan diungkapkan di hadapan kami. Namun Apalah daya kami sebagai mahasiswa yang tidak memiliki kapasitas dalam kebijakan negara.

Ditengah tengah curhatan para nelayan tersebut saya merasa terusik, “dimana negara seakan hadir sebagai satu kekuasan besar yang menindas”.

Kami hanya bisa mendengar suara suara para nelayan di pesisir utara jakarta dan memahami mereka.

Diantara nya Soal pembangunan proyek reklamasi teluk jakarta yang mengancam mata pencarian mereka sebagai nelayan yang turun temurun sudah mendiami teluk jakarta.

Ada ungkapan dari Nelayan kepada Bung Yudi, “Mas” sebelum reklamasi teluk jakarta di bangun kami sebagai nelayan yang mendiami teluk jakarta mendapat penghasilan 2000 ember Ternak kerang hijau perhari. Setelah datangnya proyek pembangunan reklamasi penghasilan kami turun menjadi 100 ember perhari.

Ini semua disebabkan karena imbas dari pembangunan reklamasi yang mengakibatkan matinya terumbu karang berimbas pada matinya kerang hijau.

Setelah panjangnya obrolan saya dan Bung Yudi bersama para nelayan, sampai pukul 21.50 WIB, kami memohon pamit untuk pulang.

Sebagai seorang anak nelayan, Saya mengerti dan merasakan apa yang mereka rasakan.

Dengan hormat bersama sepenggal cacatan ini sebagai anak nelayan yang sekarang sedang menempuh study di salah satu universitas di jakarta.

Kami ingin sampaikan kepada yang muliah Presiden Jokowi Dodo. Kirannya turun ke utara jakarta dan tanyakan kepada para nelayan. Apa keinginan mereka. Dan yang kedua yang mulia Presiden Jokowi Dodo, keluarkan Keppres hentikan Reklamasi Teluk Jakarta.

Penulis :
Fadli Rumakefing
(Ketua HMI Cabang Jakarta Pusat Utara Bidang Lingkungan Hidup)