Ismail: “Selain Peringati HUT-RI Ke-72, Kegiatan Ini Bertujuan Untuk Mempererat Hubungan Antara Warga.”

BERBAGI

Redaksikota, Bogor – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke-72, Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor menggelar beragam perlombaan serta hiburan seni budaya. Minggu,  (27/08/2017).

Lomba yang diadakan kali ini ialah lomba dongdang, masing-masing dibuat oleh warga dengan cukup menarik dan menghibur, baik dari bentuk, kreativitas, inovasi, maupun atraksi warga pengiringnya. Umumnya, setiap dongdang berbentuk bangunan dan membawa hasil bumi serta produk unggulan masing-masing.

Ada yang begitu istimewa karena mirip sekali dengan Tank tempur milik Tentara Nasional Indonesia (TNI), bahkan bisa mengeluarkan suara dentuman keras layaknya Tank sungguhan. Selain itu ada juga yang bentuknya menyerupai Masjid, Kapal perahu dan lain sebagainya. Peserta terdiri dari Ketua RT/RW, kader posyandu, serta warga masyarakat Desa Sukamanah.

Kepala Desa Sukamanah, Ismail kepada Redaksikota mengatakan, kegiatan ini selain untuk memperingati HUT RI Ke-72 juga bertujuan mempererat persatuan antar warga dan lomba ini setidaknya bisa memberikan pengetahuan pada warga tentang seni budaya Sunda dalam rangka melestarikan adat istiadat kebudayaan seni Sunda.

“Untuk dongdang terbaik juara pertama dan juara favorit akan diikut sertakan dalam lomba dongdang tingkat Kabupaten Bogor, selain itu Juara pertama akan mendapatkan hadiah trofi dan uang pembinaan sebesar tiga juta rupiah, juara kedua trofi dan uang dua juta rupiah, juara ketiga mendapat trofi dan uang satu juta rupiah, sedangkan untuk juara favorit mendapat trofi dan uang satu juta rupiah. Demikian juga untuk para juara harapan mendapatkan uang kadeudeuh,” jelasnya.

Kedepannya, sambungnya,  festival dongdang akan menjadi agenda tahunan di Desa Sukamanah ini. “Alhamdulilah acara berjalan sukses bisa kita lihat semua warga sangat antusias untuk hadir menyaksikan acara ini, suksesnya acara festival dongdang ini tentunya berkat dukungan dari banyak pihak, mulai dari pemerintah desa,lembaga pendidikan,ibu ibu pkk,rt/rw, kalangan alim ulama, pemuda serta unsur kemasyarakatan lainnya,” pungkasnya. (Kontributor *Ferdi)