Wahid Foundation Sebarkan Narasi Damai Lewat Cucian Baju

BERBAGI
One Laundry Wahid Foundation
Launching unit usaha One Laundry. [foto : Redaksikota]

Redaksikota – Penyebaran narasi damai menjadi salah satu konsentrasi Wahid Foundation dalam menjalankan roda kegitannya. Mereka sangat betul bahwa penyebaran narasi damai tersebut harus terus digalakkan sehingga nilai-nilai positif antar sesama masyarakat dalam tatanan kehidupan sosial bisa terwujud.

Salah satunya adalah dengan melaunching program kewirausahaan atau unit kerja One Laundry yang dikelola oleh para perempuan dan ibu-ibu binaan Koperasi Cinta Damai (KCD). Dengan mendirikan unit kerja bagi kaum perempuan di Depok dan Bogor tersebut, Wahid Foundation memiliki harapan besar para mitra kerja dapat ikut aktif menyebarkan narasi damai kepada masyarakat baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan masyarakat mereka masing-masing.

“Kita bercita-cita One Laundry akan jadi unit usaha desa, karen kita akan melaunching Kampung Damai di 30 desa di 3 provinsi bertajuk pemberdayaan ekonomi perempuan,” kata Team Leader Wahid Foundation, Visna Vulovik ketika ditemui di kegiatan Seminar Agen sekaligus Launching One Laundry di Restaurat Lebak Wangi Garden, Parung, Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/12/2017).

Visna menyampaikan pula dengan adanya unit usaha One Laundry ini juga, perempuan-perempuan khususnya di kawasan Jawa Barat dapat ikut berpartisipasi dalam menjalankan bisnis tersebut sehingga dapat memberikan dampak positif khususnya dalam peningkatan sektor perekonomian mereka sendiri.

“Perempuan berdaya masyarakat damai. dari situ kita berfkir perempuan bisa membangun komunitasnya sendiri dan mampu membangun perdamaian,” ujarnya.

Pasca diluncurkan pada hari Selasa (12/12/2017) kemarin di Parung, saat ini unit usaha One Laundry sudah memiliki 25 orang agen dari lintas agama. Hal ini seperti yang disampaikan oleh pengelola One Laundry, Munah.

“Sekarang ada 25 orang dari lintas agama. Ada Muslim, Kristen, Konghuchu, karena kita tidak membeda-bedakan ya. Itu juga menjadi semangat kami,” terang Munah.

Mereka tidak hanya bertugas menjalankan bisnis tersebut, melainkan juga menjadi agen penyebar perdamaian di kalangan masyarakat.

“Kita inginnya agen-agen kami bisa ikut aktif menyebarkan narasi damai, tidak hanya di lingkungan kerja, tapi lingkungan keluarga kepada anak-anak dan suami mereka dan kepada masyarakat luas,” ujarnya. (ibn)