PBB Tolak Akui Yerussalem Ibukota Israel

BERBAGI

Redaksikota – Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) melalui sidang darurat bersama dengan 193 anggotanya menyatakan menolak mengakui Yerussalem sebagai ibukota Israel seperti yang diupayakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Tampaknya sebanyak 128 negara anggota PBB tak gentar dengan tekanan Presiden Amerika Serikat melalui Duta Besar Amerika untuk PBB Nikki Haley terkait dengan kerjasama antara Amerika dengan mereka. Terlihat dengan suara mayoritas anggota majelis PBB pun memberikan dukungan terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB tersebut.

Kebijakan PBB tersebut pun langsung mendapatkan respon gembira dari Palestina. Bahkan utusan PBB untuk Palestina, Riyad Mansour mengatakan jika hasil dari sidang darurat PBB tersebut merupakan bentuk dari kemenangan Palestina dan kekalahan besar bagi Amerika Serikat.

“Mereka tidak berhasil mencapai Yerusalem, jadi ketika Anda membuatnya tentang mereka dan hanya bisa mendapatkan sembilan suara untuk mengatakan ‘tidak’ terhadapnya, saya pikir ini adalah kegagalan total untuk kampanye mereka,” kata Mansour dikutip dari The Guardian, Jumat (22/12/2017).

Diketahui dalam sidang darurat PBB tersebut, seharusnya ada 193 negara yang hadir. Namun saat sidang digelar tidak seluruhnya negara anggota hadir untuk memberikan suaranya. Tercatat sebanyak 9 negara menolak resolusi PBB dan mengakui Yerussalem sebagai Ibukota Israel, mereka adalah Togo, Mikronesia, Nauru, Palau, Kepulauan Marshall, Guatemala dan Honduras, Israel dan Amerika Serikat.

Kemudian sebanyak 128 negara anggota PBB mendukung resolusi Dewan Keamanan PBB dimana mereka menolak sikap Amerika Serikat yang mengakui Yerussalem sebagai Ibukota Israel.

Selanjutnya sebanyak 25 negara memilih abstan dan tidak memberikan vote putusan “Yes” sebagai bentuk dukungan terhadap resolusi PBB atau “No” sebagai bentuk penolakan terhadap resolusi PBB. Bahkan lima negara diantaranya termasuk Uni Eropa, dan sekutu AS lainnya termasuk Australia, Kanada, Kolombia dan Meksiko juga memilih sikap yang sama yakni abstain. Namun beberapa dari mereka seperti Meksiko memilih menggunakan waktu mereka di podium untuk mengkritik langkah sepihak Donald Trump.

Baca juga : Amerika Kalah di PBB, Netanyahu Masih Klaim Yerussalem Ibukota Israel

Sementara itu 21 negara lainnya malah memilih tidak hadir. Hal ini menunjukkan bahwa peringatan Trump mengenai pemotongan dana dan lobi Israel mungkin memiliki beberapa efek terhadap mereka. (*)

Video Aksi Bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat :
Video Aksi Bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat :