Hildi Hamid: Masyarakat Kalimantan Barat Bangga, Summit III Dilaksanakan di Kayong Utara

BERBAGI

Redaksikota – Perhimpunan Mahasiswa Muslim yang tergabung dalam Asean Muslim Students Association (AMSA), telah menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (Summit) ke-III dengan tema ‘The Role Of Muslim Students in The Asean Economic Empowerment’ di Jalan Tanah Merah, Aula Pondopo Bupati, Kabupaten kayong Utara, Kalimantan Barat, yang dihadiri langsung Oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrowi.

Pertemuan ini dihadiri beberapa perwakilan negara yang ada di kawasan ASEAN seperti, Malaysia, Thailand, Kamboja dan Philipina, sedangkan untuk Indonesia ada 34 Provinsi keterwakilan di Indonesia yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Menpora menilai Summit III menjadi penting karena menjadi tempat dan wadah berkumpulnya para pemuda-pemuda ASEAN.

“Para generasi muda ini pada saatnya pasti akan menggantikan estafet kepemimpinan kita baik regional dan Nasional, apa yang dibicarakan pada forum ini akan menentukan Indonesia dan negara ASEAN lainnya kedepannya,” ujar Menpora.

Menpora RI juga berpesan bahwa apa yang dihasilkan dari forum ini harus hal yang substansial dan penting, sehingga poin positif dapat dihasilkan.

“Saya akan menunggu hasil dan rekomendasi dari forum ini hal-hal konstruktif dan instruktif apa saja yang di hasilkan karena kedepan dikawasan ASEAN akan menghadapi bonus demografi,” imbuhnya.

Summit III AMSA juga disambut dengan baik oleh Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid. Bahkan ia mengatakan jika masyarakat Kalbar sendiri sangat bangga dengan adanya kegiatan besar tersebut.

“Masyarakat Kayong Utara Khususnya, dan Masyarakat Kalimantan Barat pada umumnya sangat berbangga hati, karena Kayong Utara berkesempatan untuk menjadi tuan rumah Summit III AMSA ini. Tentu hal ini akan berdampak baik bagi daerah diantaranya perekonomian daerah dan mempromosikan daerah khususnya Kayong Utara untuk lebih dikenal di masyarakat internasional, melihat Kayong Utara merupakan daerah otonom baru,” kata Hildi.

Ia juga menyampaikan akan pentingnya persatuan dan kesatuan masyarakat muslim di kawasan ASEAN tersebut. Khususnya dalam menghadapi tantangan global yang semakin ketat, sehingga kreatifitas dan peran aktif para pemuda harus terus dipupuk.

“Kegiatan ini sebagai wadah persatuan pelajar muslim ASEAN dalam menghadapi tantangan globalisasi. Maka sudah sepantasnya kita mendukung secara penuh kreatifitas anak muda, karena mereka ialah aset berharga. Tentunya ke depan saya juga akan memprioritaskan dan akan selalu support terkait kegiatan seperti ini,” terangnya.

Sementara itu, Presiden AMSA Sopwan Noor mengatakan, bahwa ia bersama rekan lainnya yang mengikuti kegiatan SUMMIT III Asean Muslim Studens Asosiasi (AMSA) mengucapkan terimakasih kepada Pemda Kayong Utara yang telah memfasilitasi kegiatan, yang diikuti pemuda dan Mahasiswa muslim dari berbagai negara berbeda itu.

“Saya sangat Berterima Kasih Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara yang telah memberikan ruang bagi segenap pemuda dan Mahasiswa Muslim di kawasan ASEAN untuk berkonferensi dengan membahas berbagai isu strategis baik di Bidang Dakwah, ekonomi, sosial-culture, politik, edukasi dan humanity, serta melahirkan gagasan-gagasan brilliant terkait problematika di ASEAN,” ujarnya.

Dilanjutkannya, peran pemuda dan mahasiswa muslim ini sangat penting dalam membangun peradapan di Wilayah ASEAN yang sudah terjalin hubungan yang sangat baik.

“AMSA menjadi landing sector penting dalam menghimpung pemuda dan Mahasiswa Muslim ASEAN, sebagai bentuk upaya mengabdikan diri dalam membangun peradaban di Wilayah ASEAN,” imbuhnya.

Video Aksi Bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat :
Video Aksi Bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat :