Diaz Hendropriyono dan Putra Najib Razak Dorong Peningkatan Hubungan Bilateral Indonesia-Malaysia

BERBAGI

Redaksikota – Peningkatan hubungan bilateral antara Indonesia dengan Malaysia tidak hanya lewat model Goverment to Goverment, model hubungan bilateral Indonesia-Malaysia melalui People-to-People relationship juga dibutuhkan.‎

Pendiri Indonesia Malaysia Club (IM Club) yang juga Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) Diaz Hendropriyono menilai, peningkatan hubungan people-to-people tidak bisa dikesampingkan dalam melakukan hubungan diplomatik antar dua negara. Diungkapkannya, sejarah mencatat bahwa perbaikan hubungan dua negara bisa tercapai dengan adanya dukungan publik yang kuat. Ini hanya bisa dilakukan jika terdapat komunikasi yang efektif dan harmonis antar manusia dua negara tetangga ini.

Diaz menekankan perlunya untuk mencari kesamaan dan kesempatan bekerja sama, daripada saling menyalahkan. Diaz mencontohkan kesamaan latar belakang pimpinan nasional Indonesia dan Malaysia.

“Malaysia dipimpin oleh Pak Najib, orang Bugis, dan wakilnya pak Zahid, orang Jawa. Kalau di Indonesia, kita punya pak Jokowi, orang Jawa, dan wakilnya PakJK, orang Bugis. Dengan duet kepemimpinan yang memiliki latar belakang yang sama seperti ini, seharusnya Indonesia Malaysia bisa terus akrab,” kata D‎iaz saat memberikan sambutan dalam networking night yang diadakan IM Club di Tugu Kunstkring Paleis, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/3/2017).‎

‎Pendiri IM Club lainnya, Nazifuddin bin Najib Razak juga berharap kerjasama dalam berbagai bidang terus terwujud antar elemen masyarakat kedua negara. Khususnya elemen profesional muda.

“Harapan saya, kolaborasi yang erat antara Malaysia dan Indonesia akan menjadi contoh kepada orang muda Malaysia dan Indonesia,” kata Nazifuddin yang juga putra Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Najib Razak.

Sementara itu, Nurul binti Ahmad Zahid Hamidi, yang juga putri Wakil Perdana Menteri Malaysia, berharap IM Club dapat menjadi platform pengusaha muda Malaysia dan Indonesia untuk menggabungkan ide dan mengembalikan semangat serumpun Indonesia Malaysia melalui bakti usaha kepada masyarakat.‎

Ketua panitia acara, Emil Malik Ibrahim mengaku puas atas antusiasme kedua belah pihak untuk mendukung kegiatan pertama IM Club di Jakarta. Emil berkata bahwa IM Club juga akan mengadakan kegiatan serupa di Kuala Lumpur dalam waktu dekat.

Selain mengadakan networking night, IM Club juga telah mengadakan bakti sosial, termasuk konsultasi kesehatan dan pengobatan gratis di Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan tersebut adalah hasil kerja sama dengan Pemuda Kosgoro dan yayasan Hope for All, dengan memberikan konsultasi kesehatan dan pengobatan gratis.

Sekadar informasi, IM Club adalah sebuah organisasi yang didirikan beberapa bulan lalu oleh pemuda Indonesia dan Malaysia, termasuk Diaz Hendropriyono, Nazifuddin bin Najib Razak, Nurul binti Ahmad Zahid Hamidi, Idzuan bin Zahrain Hashim, Emil Malik Ibrahim, Nik Iruwan, Maulana Ahmad Firdaus, Afifuddin Kalla, Ivanhoe Semen, dan Mandira Isman.  Adapaun misi dari IM Club adalah meingkatkan tali persaudaraan antara Malaysia dan Indonesia melalui people-to-people contacts, khususnya kalangan pengusaha muda.‎ [*]