Polisi dan PPATK Telusuri Aliran Dana Sindikat Saracen 4 Tahun Terakhir

"Untuk rekening yang diduga berkaitan dengan Saracen, kami teliti tiga hingga empat tahun ke belakang," kata Brigjen Pol Rikwanto.

BERBAGI
Rikwanto
Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Birgjen Pol Rikwanto.

Redaksikota – Kepala Bagian Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto menyampaikan bahwa kepolisian akan terus mengusut dan mengembangkan kasus sindikat Saracen sampai ke akar-akarnya.

Bahkan ia mengatakan jika tim penyidik akan melakukan penelusuran aliran dana sindikat Saracen tersebut, bahkan hingga range waktu empat tahun terakhir ini.

“Untuk rekening yang diduga berkaitan dengan Saracen, kami teliti tiga hingga empat tahun ke belakang,” kata Brigjen Pol Rikwanto kepada warftawan di Jakarta, Sabtu (9/9/2017).

Untuk melakukan penelusuran, Bareskrim Mabes Polri juga sudah bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK). Dengan kerjasama dua lembaga negara tersebut, nantinya seluruh transaksi yang pernah terjadi pada rekening miliki sindikat Saracen tersebut akan dilihat.

Sejauh ini, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu laporan resmi dari
PPATK terkait dengan transaksi keuangan secara elektronik tersebut.

“Apakah ada transaksi atau hal lainnya yang salah. Ini kami masih pantau dan tunggu PPATK,” terangnya.

Lebih lanjut, Rikwanto pun mengingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia, agar kasus sindikat Saracen tersebut bisa menjadi pembelajaran dan bisa dipetik hikmah, sehingga siapapun orang harus bijak dalam menggunakan teknologi informasi. Sehingga bisa lebih memanfaatkan perkembangan dunia internet tersebut dengan positif dan tidak menyebarkan informasi hoax, provokasi negatif apalagi hatespeech.

“Jangan lakukan hal sama dengan Saracen, yang membuat hoax, ujaran kebencian, provokasi. Kalau sudah melanggar UU ITE dan ada yang dirugikan, akan diproses hukum,” ujar Rikwanto.

PPATK Masih Telusuri Aliran Dananya
Sementara itu, Kepala Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK), Kiagus Ahmad Badaruddin menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penelusuran aliran uang dari rekening sindikat Saracen.

“Saracen itu kami baru mengumpulkan bahan-bahan. Kami terus kerjasama dengan Mabes Polri,” kata Kiagus di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (2/9/2017).

Kiagus mengaku belum bisa menyampaikan temuan aliran dana untuk saat ini. Sebab kata dia, hal ini masih diselidiki bersama penyidik Bareskrim Polri.

“Polisi sedang mengembangkan penyidikan dan penyelidikannya. Jadi, kami tak mau mengganggu penyidikannya,” ucap Kiagus.