Eropa dan AS Dikabarkan Sedang Jadi Korban Serangan Siber Besar

BERBAGI

Redaksikota – Serangan siber kembali terjadi di kawasan benua Amerika Serikat dan benua Eropa. Pasalnya, raksasa minyak sekaliber Rosneft, perusahaan pelayaran yang bermarkas di Denmark Maersk, dan agensi perikalanan WPP tercatat menjadi korban.

“Sistem TI di beberapa perusahaan WPP telah terpengaruh oleh serangan cyber yang dicurigai. Kami mengambil tindakan yang tepat dan akan memperbarui secepatnya,” tulis WPP di akun twitter resmi mereka, Selasa (27/6/2017).

Selain perusahaan periklanan WPP di Inggris, perusahaan pelayaran dan pengiriman logistic asal Denmark, Maersk juga mengatakan telah mendapatkan serangan siber dengan sistem penyebaran malware jenis Petya.

“Maersk dihantam sebagai bagian dari serangan cyber global bernama Petya, yang mempengaruhi beberapa situs dan memilih unit bisnis. Kami tengah menangani situasi untuk menahan dan membatasi dampak dan operasi dengan lonjakan tinggi. Kami terus menilai dan mengelola situasi untuk meminimalkan dampak terhadap pelanggan dan mitra kami. Kami akan mengupdate bila memiliki lebih banyak informasi,” tulis Maersk dalam akun Twitter pribadi mereka hari ini.

Dalam informasi yang disampaikan Maersk tersebut, penyerangan yang dilakukan oleh penjahat siber saat ini mirip dengan serangan global WannaCry, sebuah ransomware yang digunakan untuk membidik targetnya untuk kepentingan finansial mereka sendiri.

Petya dan WannaCry merupakan sesama jenis malware Ransomware, dimana target yang dikunci akan kehilangan akses datanya di komputer mereka, namun dengan catatan bisa melepaskan jeratan serangan mereka bila korban bersedia membayar sejumlah uang.