Ini Dua Langkah Awal Kemenkominfo Sikapi Fatwa MUI tentang Sosmed

BERBAGI
MuamalahMedisosia
*istimewa

Redaksikota – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia, Rudiantara menyampaikan jika pihaknya akan menjalankan dua langkah untuk menindaklanjuti Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 24 Tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah melalui Media Sosial.

Pertama-tama yang akan dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat terkait dengan fatwa tersebut. Dan selanjutnya langkah tegas yakni memblokiran akses terhadap penggunaan sosial media tersebut kepada netizen yang susah diimbau.

“Dalam UU ITE sebetulnya tugas pemerintah itu boleh diringkaskan ada dua yaitu yang pertama melakukan sosialisasi edukasi literasi dan yang kedua melakukan pembatasan akses atau pemutusan akses terhadap (penyalahgunaan, red) dunia maya ini. Alhamdulillah, sesuai dengan rekomendasinya dari MUI, kami akan menjalankan dua ini,” kata Menteri Rudiantara di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (5/6/2017).

Langkah itu, menurut Menteri Rudiantara dilakukan agar jagad media sosial di Indonesia dapat dimanfaatkan fasilitas digital online dengan baik.

“Hari ini saya menerima Fatwa MUI tentang bermedia sosial, bagaimana bermedia sosial sebaiknya bagi umat Islam. Justru ini baru awal. Setelah ini saya akan mengetuk pintu, silaturahmi lagi sekaligus minta bantuan dalam hal bagaimana bersama-sama dengan MUI menyosialisasikan hal ini, bagaimana menggunakan rujukan Fatwa MUI ini, dan bagaimana mengelola atau memanajemeni konten-konten yang negatif,” jelasnya.

Rudiantara memaparkan, bahwa sast ini sudah sangat banyak sekali jumlah pengguna medsos di Indonesia. Bahkan dalam catatannya, Facebookers alias netizen pengguna aplikasi sosial media Facebook sudah mencapai angka 111 juta orang.

“Hari ini kita sebetulnya ada 111 juta orang Indonesia yang menggunakan facebook, kalau akun lebih besar daripada 111 juta. 75℅ masyarakat Indonesia menggunakan medsos,” jelasnya.

Mengenai penggunaannya, menurut Menteri Kominfo pada dasarnya manusia menggunakan medsos untuk dapat berhubungan satu dengan yang lain.

“Sejatinya media sosial ini dibentuk untuk merekatkan hubungan antara manusia seperti yang selama ini tidak bertemu teman SD atau teman SMP dengan facebook bisa mengingat, mengenali atau mengetahui sedang berada dimana mereka sehingga hubungan antara manusianya bisa dilanjutkan kembali, silaturahmi dapat dijalankan kembali,” jelas Rudiantara.

Selanjutnya, Menteri Kominfo mengharapkan kerjasama dari MUI untuk pelaksanaan di lapangan, sehingga apa yang diwacanakan dan diupayakan bersama dapat terimplementasikan dengan baik dan merata.

“Tentunya yang paling bisa menafsirkan fatwa MUI adalah teman-teman dari MUI jadi kami akan datang kembali untuk meminta bantuan teman-teman MUI untuk menafsirkan bagaimana aplikasinya di lapangan,” tambahnya.