Kemenkominfo Sarankan Netizen Lakukan Langkah Ini Hindari Cyber Attack Ransomware Wannacry

BERBAGI
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Kemenkominfo.

Redaksikota – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia telah mengeluarkan imbauan kepada para pengguna internet (netizen) untuk mewaspadai adanya serangan masif dari malware jenis Ransomware varian terbaru yang dianggap sangat jahat, yakni Wannacry.

Dalam penjelasan Kemenkominfo, Ransomware Wannacry ini aan melakukan pelumpuhan semua akses data di komputer korbannya yang sudah terjangkit malicious software (malware) ini. Yakni sistem mereka akan bekerja dengan melakukan pemblokiran seluruh data dan file korban dengan cara meng-enkripsi.

Seluruh data dan file korban hanya bisa diakses kembali apabila korban sudah menyetorkan sebuah mahar dengan nominal $300 atau sekira Rp4 jutaan melalui transaksi elektronik Bitcoin.

“Wannacry ransomware mengincar PC berbasis windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB (Server Message Block) yang dijalankan di komputer tersebut,” tulis Kemenkominfo dalam siaran persnya, Minggu (14/5/2017).

Namun demikian, Kemenkominfo meminta agar pengguna internet di Indonesia tidak terlalu buru-buru panik dalam mendapatkan informasi kejahatan cyber attack ini. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengantisipasi serangan jehatan siber ini. Beberapa diantara antisipasi awal yakni memastikan tidak langsung mengakses internet dengan komputer PC dan kemudian melakukan backup data penting ke dalam flashdisk maupun hardisk eksternal.

“Sebelum hidupkan komputer/server, terlebih dahulu matikan hotspot/Wifi dan cabut koneksi kabel LAN/Internet. Setelahnya, segera pindahkan data ke sistem operasi non windows (linux, mac) dan/atau lakukan Backup/copy semua data ke media storage terpisah,” imbau Kemenkominfo.

Setelah melakukan dua hal itu, Kemenkominfo sangat menyarankan agar seluruh pengguna PC berbasis Windows untuk segera melakukan update security di Windows masih-masing, yakni dengan melakukan instalasi patch yang sudah diupdate oleh Microsoft.

“Lakukan Update security pada windows anda dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoct. Lihat : https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx. Updating sebaiknya dilakukan dengan cara mengambil file patch secara download menggunakan komputer biasa, bukan komputer yang berperan penting,” tulisnya.

Selanjutnya, pengguna komputer memastikan untuk melakukan update Antivirus yang digunaan secara original. Namun pastikan jika antivirus yang digunakan sudah menggunakan fitur anti ransomware.

Setelah itu semua dilakukan, langkah terakhir adalah dengan me-non-aktifkan fungsi SMB (Server Message Block) dan jangan mengaktifkan fungsi macros, dan lakukan Block Ports pada 139/445 & 3389.

Dan sebagai catatan, Ransomware Wannacry ini bisa menginjeksi komputer PC jika pengguna tidak berhati-hati. Menurut Kemenkominfo, ada langkah penyebaran malware jenis ini, yakni dengan mengirimkan link di file attachment email, jika link tersebut diklik, maka file malware ransomware akan masuk dan menerjang komputer PC targetnya itu.

Hingga sampai saat ini, belum ada penemuan terkait dengan solusi cepat untuk menangkalnya, termasuk mengambil seluruh file yang terenkripsi oleh Wannacry ini. Hanya saja, beberapa langkah dan tips di atas bisa digunakan untuk mengantisipasi penyebaran serangannya itu.