Gagal Capai Target di SEA Games 2017, Imam Nahrawi: Saya Mohon Maaf

BERBAGI
Imam Nahrawi
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi.

Redaksikota – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi meminta maaf kepada rakyat Indonesia, terkait dengan peluang besarnya Indonesia tidak mampu mencapai target juara dalam ajang SEA Games 2017.

“Wajar kita semua prihatin dengan hasil ini dan saya pun harus mohon maaf. Saya bertanggung jawab terhadap ini semua dan sudah barang pasti ini akan menjadi evaluasi total kami,” ujar Menpora Imam Nahrawi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Dalam ajang SEA Games 2017 kali ini, Indonesia tak akan memenuhi target 55 medali emas yang ditetapkan Satlak Prima. Bahkan sampai hari Selasa (29/8/2017) malam jelang pergantian hari, Indonesia baru mengumpulkan 38 medali emas dan menempati urutan kelima.

Medali SEA Games 2017
Informasi perolehan Medali Emas di SEA Games 2017 per hari Selasa (29/8/2017). [info : https://www.kualalumpur2017.com.my/seagames-country.cshtml]
Sementara di hari terakhir SEA Games 2017 yakni Rabu (30/8), hanya ada tujuh nomor final yang dipertandingan. Andai Indonesia bisa merebut semua medali emas di nomor tersisa pun, total raihan emasnya juga tidak sampai target, karena hanya akan mencapai 45 medali saja.

Terkait dengan persoalan itu, Imam Nahrawi mengatakan, bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait prestasi Indonesia di SEA Games 2017. Menurut Imam, ini penting agar Indonesia lebih sukses di Asian Games 2018 yang akan digelar di negeri sendiri.

“Saya sudah minta kepada Satlak Prima, kepada KOI, untuk mencatat semua. Kita adakan evaluasi apakah itu murni soal atlet, soal wasit, atau soal-soal nonteknis yang lain. Saya belum bisa menyampaikan hari ini karena SEA Games masih berjalan, tapi yang pasti SEA Games ini akan betul-betul menjadi bahan evaluasi total kita untuk menuju sukses prestasi Asian Games,” tambah Imam.

“Dan saya akan ambil alih secara langsung penanganan prestasi. Seperti yang kita tahu sekarang kan banyak stakeholder, ada kementerian, ada Satlak Prima, ada KONI, KOI, cabang olahraga, dan sebagainya itu akan kami maksimalkan koordinasi dengan seluruh pimpinan cabang olahraga untuk memenuhi target Asian Games,” katanya.