Ade Kenzo Bakal Bertemu dengan Wagub Sandiaga Uno

BERBAGI

Redaksikota – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyampaikan bahwa agenda aksi jalan kaki Surabaya – Jakarta yang dilakukan relawan Jamkeswatch KSPI pada hari ini, Rabu (18/10/2017), adalah menuju ke Balaikota DKI Jakarta.

Dalam aksi lanjutannya itu, tim longmarch akan ditemui Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan terkait perbaikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan BPJS Kesehatan pada pukul 11.30 WIB.

Ade Kenzo saat melakukan long march didampingi oleh sahabat-sahabat buruh Jawa Tengah. [foto : istimewa]
“Sandi berkenan menerima tim yang melakukan longmarch di Balaikota DKI Jakarta. Karena itu kami mengapresiasi kepedulian Anies – Sandi terhadap permasalahan jaminan kesehatan ini,” kata Said Iqbal di Jakarta, Rabu pagi (18/10/2017).

Usai melakukan pertemuan di Balaikota DKI Jakarta, besok rencananya rombongan akan mendatangi DPR RI. Setelah itu, bertepatan dengan 3 tahun Pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla yang jatuh pada hari Jumat tanggal 20 Oktober 2017, longmarch akan tiba di Istana Negara.

“Hari Jumat nanti, ribuan massa buruh dari berbagai daerah akan menyambut kedatangan Ade Kenzo dan tim longmarch di depan Istana Negara,” terangnya.

Menurut Said Iqbal, isu yang dibawa dalam longmarch ini adalah Jaminan Kesehatan dan Tolak Upah Murah (JAMKESTUM).

JAMKESTUM sendiri merupakan singkatan dari Jaminan Kesehatan dan Tolak Upah Murah. Terkait dengan jaminan kesehatan, buruh meminta Jaminan Kesehatan Gratis untuk saluruh rakyat, ganti INA CBGs dengan Fee for Service, serta perbaikan pelayanan jaminan kesehatan. Hal ini tertuang dalam slogan yang menempel pada tas punggung yang selalu dibawa Ade “Kenzo” Lukman sejak dari Surabaya hingga Jakarta: SEHAT HAK RAKYAT.

Sedangkan terkait dengan tolak upah murah, buruh meminta kenaikan upah plus 50 dollar. Kampanye naik upah +50 ini adalah kampanye yang dilakukan kaum buruh di Asia Pacific guna mengakhiri era upah murah di kawasan ini.

“Di Balaikota, kami juga akan menuntut kontrak politik antara buruh dan Anies – Sandi dijalankan. Yakni dalam penetapan upah minimum, tidak lagi menggunakan PP 78/2015,” tegas pria yang juga menjadi Presiden FSPMI ini.

Diketahui, Ade Kenzo memulai aksi long marchnya dari Surabaya ke Jakarta pada tanggal 19 September 2017. Sambutan positif dari berbagai elemen masyarakat dan buruh pun terus berdatangan. Selama lebih kurang 30 hari ini, kota-kota yang sudah dilawati adalah: Surabaya – Gresik – Lamongan – Babat – Tuban – Rambang – Pati – Kudus – Demak – Semarang – Kendal – Pekalongan – Pemalang – Tegal – Brebes – Cirebon – Indramayu – Subang – Purwakarta – Karawang – Bekasi – Jakarta.