Anies-Sandi Jadi Pemimpin Jakarta, Hotel Alexis Ketar-ketir?

BERBAGI

Redaksikota – Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson Yunto mengajak publik tidak terlalu menggaduhkan persoalan pidato Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan tentang Pribumi itu.

Ia justru mengajak seluruh elemen rakyat DKI Jakarta, untuk fokus pada janji politik pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk menutup Hotel Alexis, seperti yang sempat dilontarkan dalam kampanye politik awal tahun lalu.

“Sudah ga usah dipersoalkan lagi soal Pribumi atau non Pribumi, sebaiknya kita menatap masa depan. Misal soal penutupan Alexis,” kicau Emerson Yunto di akun Twitter pribadinya, Senin (16/10/2017).

Diketahui, Anies Rasyid Baswedan sempat melontarkan statemen bahwa dirinya akan menutup Hotel Alexis jika dirinya berhasil menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Upaya Anies tersebut didasari dengan upaya keras pemerintah untuk memerangi peredaran narkoba dan penyakit masyarakat lainnya.

“Ya, ya (ditutup). Saya sampaikan kita sudah kerja susah-susah, narkoba dibiarkan begitu saja. Rusak semuanya. Karena itu, kita serius kemarin,” ujar Anies saat ditemui wartawan pada tanggal 14 Januari 2017 lalu.

Kemudian beberapa bulan kemudian, rencana penutupan Hotel yang terkenal fenomenal di kawasan DKI Jakarta tersebut juga dikuatkan dengan statemen wakilnya kini, Sandiaga Salahuddin Uno.

“Itu pasti (menutup hotel Alexis) harus dilakukan. Buat kami, sesuatu yang sudah terucap akan diukur dengan aksi nyata,” tutur Sandi di Kemang, Jakarta Selatan, pada 19 April 2017.

Benarkah Hotel Alexis akan gulung tikar pasca Anies-Sandi sukses terpilih jadi Pemimpin DKI Jakarta?