PDAM Tirtanadi Sumut Kerja Ekstra Keras Perbaiki Pipa Bocor

BERBAGI

MEDAN, Redaksikota – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Sumatera Utara tengah bekerja ekstra keras untuk memperbaiki kerusakan pipa induk berdiameter 1.000 mm, yang berlokasi di Jalan Stasiun Kereta Api Duren, Jalan Purwo Gang Anyelir, Delitua, Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Perbaikan sudah berlangsung sejak Minggu 22 Oktober 2017 dan masih berlangsung hingga hari ini,” kata Direktur Air Minum PDAM Tirtanadi Sumut, Delviyandri didampingi Kadiv Transmisi Distribusi, Muhri kepada wartawan dilokasi kebocoran pipa, Senin (23/10/2017).

Disampaikan Delviyandri, kondisi medan dan letak pipa yang berada di bawah rumah warga membuat petugas tidak leluasa melakukan perbaikan, sehingga perbaikan pipa bocor memerlukan waktu agak lama.

“Tadi malam sekitar pukul 00.00 Wib, dinding rumah warga roboh, untungnya tidak ada petugas yang berada di bawahnya,” kata Delviyandri.

Robohnya dinding rumah dan tanah di lokasi galian pipa bocor, kata Delviyandri, membuat pekerjaan makin lama, karena petugas kembali harus mengangkat bebatuan dan tanah longsor yang jatuh ke dalam galian pipa.

Disampaikan Delviyandri bahwa jaringan pipa itu dibangun pada tahun 1990 pada saat Medan Urban Development Project (MUDP) Tahap I.

“Pemasangan pipa dari IPA Delitua sepanjang lebih kurang 20 kilometer dengan diameter 1.000 mm dan terbuat dari fiber yang memang rawan tekanan,” kata Delviyandri.

Penyebab kerusakan pipa, sebut Delviyandri, dikarenakan adanya semacam ‘water hummer’ yang membuat pipa dari bahan fiber itu rusak.

“Secara teknis, penyebab rusaknya pipa adalah terjadinya lonjakan air atau tekanan secara tiba-tiba yang disebut juga ‘water hummer’. Ini bisa disebabkan matinya aliran listrik, sehingga aliran air terhenti secara tiba-tiba dan kemudian hidup kembali menggunakan genset, sehingga aliran air yang berjalan tiba-tiba mengakibatkan goncangan dalam pipa. Padahal pipa yang terbuat dari fiber itu rentan goncangan tiba-tiba, maka terjadilah kebocoran,” ujar Delviyandri.

Untuk mengantisipasi hal serupa terjadi lagi, kata Delviyandri, salah satu upaya yang mungkin dilakukan adalah relokasi pipa.

“Ke depan mungkin akan ada upaya relokasi pipa sekaligus mengganti bahan pipa. Ini tentu membutuhkan biaya sangat mahal, tapi tentu saja tetap harus dipikirkan,” katanya

Dalam proses perbaikan pipa yang mengakibatkan bangunan rumah rusak, ungkap Delviyandri, pihak PDAM Tirtanadi tetap membantu yang punya bangunan.

Dalam proses perbaikan pipa bocor tersebut, Direktur Utama PDAM Tirtanadi Sumut Sutedi Raharjo didampingi Sekretaris Perusahaan PDAM Tirtanadi Sumut Jumirin dan Asisten I Sekretaris Perusahaan PDAM Tirtanadi Sumut, Zaman K Mendrofa datang ke lokasi kebocoran pipa. (K-10)