Pengoperasian IPA Sunggal Menggunakan Genset Karena Ada Pemindahan Tiang Listrik

BERBAGI

MEDAN, Redaksikota – Pengoperasian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sunggal pada Senin 4 September 2017 akan menggunakan genset, hal ini dikarenakan tiang listrik yang berada di lokasi IPA Sunggal akan dipindahkan oleh PLN Ranting Sunggal.

Selama pelaksanaan pekerjaan pemindahan tiang listrik itu, kata Kepala Sekretaris Perusahaan PDAM Tirtanadi Sumut, Jumirin, suplay aliran listrik di IPA Sunggal padam total, sehingga pompa air di IPA Sunggal dioperasikan menggunakan mesin genset.

Pemindahan tiang listrik tersebut, kata Jumirin, dilakukan pada Senin 4 September 2017 mulai pukul 14.00 Wib dan diperkirakan selesai pada pukul 18.00 WIB.

Namun tentu saja, kata Jumirin, daya genset tidak sebanding dengan daya listrik terpasang, akibatnya tidak semua pompa dapat dioperasikan.

“Dari 7 jalur pipa transmisi air keluar dari IPA Sunggal ada beberapa jalur yang pompanya tidak beroperasi penuh akibat daya genset yang terbatas yaitu pompa di jalur Q2, Q3 dan Q5 masing-masing berkurang 1 pompa,” kata Jumirin, Minggu (3/9/2017).

Berkurangnya jumlah pompa operasi berdampak pada penurunan kapasitas produksi IPA Sunggal yang normalnya 2.400 l/d turun menjadi 2.200 l/d.

Penurunan kapasitas produksi, ungkap Jumirin, mengakibatkan beberapa wilayah pelayanan PDAM Tirtanadi Sumut mengalami gangguan kualitas, kuantitas dan kontinutas air, baik selama pelaksanaan pekerjaan pemindahan tiang listrik maupun beberapa saat setelah pekerjaan selesai.

Adapun wilayah yang mengalami gangguan pelayanan, sebut Jumirin, kawasan Jalan Sunggal, Jalan Rajawali, Kompleks Kodam I/BB, Jalan Sei Bilah, Jalan Darussalam, Jalan Ayahanda, Jalan Pabrik Tenun, Jalan Pinang Baris.

Kemudian Jalan Amal, Jalan Puskesmas, Jalan Gatot Subroto, Jalan Abdul Hamid, Jalan Setia Budi, Kompleks Tasbi 1, Jalan Dr Mansyur, Jalan Sei Serayu, Jalan Abdullah Lubis, Jalan Sudirman, Jalan Guru Patimpus, Jalan Putri Hijau dan Jalan Perintis Kemerdekaan.

Setelah pemindahan tiang listrik selesai pada pukul 16.00 WIB, kata Jumirin, IPA Sunggal akan beroperasi seperti biasanya, namun pemadatan tekanan dalam pipa memerlukan waktu lama, sehingga diperkirakan baru akan normal pada Selasa pagi 5 September 2017.

“Kami mohon maaf atas gangguan ini, pelanggan kami yang mengalami gangguan air dapat menyampaikan keluhannya ke cabang terkait atau melalui Layanan Halo Tirtanadi ke nomor 1500922,” kata Jumirin.

Pada kesempatan itu, Jumirin menyampaikan, menurut pihak PT PLN Ranting Sunggal, pemindahan tiang listrik dilakukan karena kabel listrik bertegangan tinggi yang mensuply IPA Sunggal kerap bersentuhan dengan seng menara Mesjid Badiuzzaman yang berada disamping IPA Sunggal apalagi pada saat hujan lebat dan angin kencang.

“Gesekan yang terjadi antara kabel listrik bertegangan tinggi dengan seng menara mesjid mengakibatkan korslet listrik yang dapat menimbulkan kebakaran, baik di IPA Sunggal maupun di Mesjid Badiuzzaman serta dapat merusak pompa air yang ada di IPA Sunggal,” ujar Jumirin. (K-10)