Jack Ma Resmi Jadi “Guru” e-Commerce Indonesia

BERBAGI
Jack Ma
Pendiri Alibaba Group, Jack Ma saat bersama Menteri Perkonomian dan Menteri Kominfo di Beijing, China. [foto : twitter/rudiantara_id]

Redaksikota – Founder Alibaba Group, Jack Ma telah bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara untuk membahas tentangan e-Commerce di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Jack Ma disebut setuju menjadi penasihat untuk bisnis jual beli di dunia maya untuk Indonesia.

Hal ini pun disampaikan oleh Rudiantara. Pria yang karib disapa Chief RA tersebut mengatakan jika Jack Ma sangat merespon baik dan setuju didaulat sebagai konsultan bisnis e-Commerce Indonesia.

“Kami sudah sampaikan undangan resmi (tertulis) dan dengan senang hari Jack Ma menyetujuinya,” kata Chief RA di Beijing, China, Rabu (23/8/2017).

Selain mendaulat Jack Ma sebagai penasihat e-Commerce Indonesia, Chief RA juga mengatakan bahwa pemerintah Indonesia juga berdiskusi terkait dengan sumber daya manusia dan regulasi dengan bos e-Commerce kelas dunia itu.

“Yang pertama kami bicarakan kemarin adalah tentang issue cara mengembangkan kemampuan dan kapasitas sumber daya manusia, baik talenta untuk pemain (AI Coders) maupun perubahan mindset bagi policy maker dan masyarakat sebagai konsumen,” terangnya.

Diketahui sebelum Jack Ma resmi didapuk sebagai penasihat e-Commerce di Indonesia tersebut, ternyata keinginan pemerintah Indonesia memiliki guru e-Commerce kelas dunia tersebut juga sudah pernah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

Pasalnya, dalam pertamuan dengan pria bernama asli Ma Yun di Hangzhou pada September 2016 lalu itu, Presiden Joko Widodo sempat mengajak bos Alibaba itu untuk menjadi penasihat steering committee roadmap e-commerce Indonesia. Hanya saja, kesediaan Jack Ma tersebut baru disampaikan secara lisan dengan Jokowi.