PDAM Tirtanadi Butuh Modal Besar Untuk Bangun Infrastruktur

Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air

BERBAGI

MEDAN, Redaksikota – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Sumatera Utara menawarkan kepada pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Utara untuk menanamkan modalnya ke PDAM Tirtanadi Sumut.

Pasalnya PDAM Tirtanadi Sumatera Utara membutuhkan modal hingga Rp1,8 triliun untuk membangun infrastruktur agar layanan PDAM bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Hal ini disampaikan Ketua Tim Tarif Air PDAM Tirtanadi Sumut, Zulkifli Lubis dalam acara Sambung Rasa sekaligus Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Minum PDAM Tirtanadi di Aula Kantor Camat Medan Baru, di Jalan Rebab Medan, Senin (17/4/2017).

Jika pemkab dan pemko di Sumut ingin bergabung dan menanamkan modalnya ke PDAM Tirtanadi, kata Zulkifli, diutamakan modal tersebut datangnya dari pihak swasta, karena PDAM Tirtanadi adalah milik Pemerintah Provinsi Sumut.

Menurut Zulkifli, dengan modal sebesar Rp1,8 triliun itu, PDAM Tirtanadi bisa meningkatkan pelayanan nya, baik dari sisi produksi maupun distribusi serta kualitas air yang lebih bermutu.

Karena butuh modal tambahan, kata Zulkifli, maka tarif air Tirtanadi dilakukan penyesuaian untuk meningkatkan pelayanan dari kondisi saat ini.

“Permendagri nomor 71 menjadi dasar kami menyesuaikan tarif air,” ujar Zulkifli Lubis.

Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Sumut, Heri Batangari menyampaikan, masalah modal menjadi krusial bagi PDAM Tirtanadi untuk melanjutkan operasionalnya ke depan, utamanya peningkatan pelayanan.

Disebutkan Heri, sekitar 70 persen pelanggan Tirtanadi saat ini dalam kategori subsidi dan sisanya pelanggan niaga, industri dan niaga khusus.

“Dengan komposisi pelanggan seperti ini, tidak banyak tambahan modal yang kami harapkan,” katanya.

Karena itu, menurut Heri Batangari, penyesuaian tarif air yang berlaku mulai April 2017 atau untuk pembayaran Mei 2017, menjadi pilihan manajemen Tirtanadi untuk penambahan modal bagi pengembangan pelayanan Tirtanadi ke depan.

Kegiatan sosialisasi penyesuaian tarif air minum itu selain dihadiri pihak PDAM Tirtanadi, juga dihadiri aparatur pemerintahan dari Kecamatan Medan Baru, para lurah di Kecamatan Medan Baru dan masyarakat pelanggan yang ada di Kecamatan Medan Baru. (K-10)