BERBAGI

Redaksikota – Jalan pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat untuk duduk di kursi yang ditinggalkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) semakin dekat.

Pasalnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan pelantikan Djarot menjadi Gubernur definitif DKI Jakarta akan digelar 15 Juni 2017

“Dilantik Kamis 15 Juni, antara siang atau pagi,” kata Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Djarot akan dilantik menggantikan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang telah mengundurkan diri dari jabatannya pada Selasa 23 Mei lalu, satu hari setelah mantan Bupati Belitung Timur itu mencabut banding terkait putusan pengadilan pada kasus penistaan agama.

DPRD DKI Jakarta, Rabu 31 Mei lalu menggelar sidang paripurna istimewa untuk mengumumkan pengajuan Djarot Saiful Hidayat sebagai Gubernur DKI Definitif, serta pengumuman pengunduran diri Ahok sebagai Gubernur, dan pengumuman pemenang Pilkada DKI Jakarta 2017.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Pemerintah dalam hal ini tidak akan menunggu putusan banding di Pengadilan Tinggi. Sebab Ahok telah menyatakan mengundurkan diri sekaligus mencabut upaya banding.

Pelantikan Djarot sebagai Gubernur definitif untuk sisa masa jabatan 2012-2017, kata Tjahjo, juga untuk memastikan program kerja dari Gubernur-Wakil Gubernur terpilih, Anies Baswedan-sandiaga Uno bisa cepat diintegrasikan.

Sumarsono menjelaskan, Presiden Joko Widodo yang akan langsung melantik Djarot menjadi Gubernur definitif DKI Jakarta.

“Pengambilan sumpah di Istana, nanti (Djarot) menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta selama empat bulan, hingga 15 Oktober 2017,” ujar dia, dikutip antaranews.

Mantan Plt Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan pihaknya telah menerima surat rekomendasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta terkait pengangkatan Djarot Saiful Hidayat sebagai Gubernur Ibu Kota sejak Jumat 2 Mei lalu.