BERBAGI
persekusi, kekerasan
*ilustrasi

Redaksikota – Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hendy F Kurniawan menyampaikan jika pihaknya sedang melakukan pengejaran 2 orang terduga kasus persekusi terhadap remaja berinisial M (15) di Cipinang Muara, beberapa waktu yang lalu itu.

Disampaikan AKBP Hendy, dua orang tersebut berinisial S alias B dan E. Dan menurutnya, hasil identifikasi keduanya itu dilakukan dengan barang bukti rekaman video amatir saat mereka melakukan aksi persekusi tersebut.

“Dari keterangan dan bukti yang ada, keduanya memenuhi unsur pasal yang dipersangkakan,” kata AKBP Hendy, Selasa (6/6/2017).

Dalam kasus persekusi tersebut polisi telah menetapkan dua tersangka. Mereka adalah Abdul Majid (22) dan Mat Husin alias Ucin (57). Abdul dan Husin dijerat Pasal 80 ayat 1 jo Pasal 76c UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Video persekusi yang dilakukan sekelompok orang terhadap M (15) beredar luas di media sosial. Video berdurasi sekitar dua menit tersebut diduga terjadi di pos RW di kawasan Cipinang, Jakarta Timur.

Dalam video tersebut M tampak dikerumuni belasan orang. Remaja berkacamata itu dituduh telah mengolok-olok suatu ormas beserta pimpinannya melalui unggahan di media sosial.

Selain mendapat kekerasan secara verbal, remaja berusia 15 tahun tersebut tampak mendapat kekerasan fisik. Dia dipaksa mengakui perbuatannya dan meminta maaf serta diancam untuk tidak mengulangi perbuatannya.