BERBAGI
*istimewa

Redaksikota – Seorang guru dan muridnya menjadi korban seorang remaja 16 tahun, pelaku didapatkan sedang membawa sebuah pisau daging, remaja tersebut merupakan murid sang korban.

Seperti dilansir AFP, Kamis (2/2/2017), berbagai foto dari lokasi kejadian menunjukkan sebuah pisau daging di antara barang-barang yang dibawa pelaku yang ditangkap. Identitas pelaku tidak dirilis, hanya disebut pelaku yang ditangkap berusia 16 tahun dan merupakan murid di sekolah tersebut.

Pelaku yang hendak diborgol oleh polisi tidak mengaku bahwa dia pembunuhnya, tapi tetap saja pihak kepolisian melakukan pengamanan terhadap pelaku.

“Saya tidak membunuh siapapun. Anda harus memberitahu saudara laki-laki saya,” teriak remaja itu saat diborgol dan diamankan polisi, seperti dilaporkan Sydney Morning Herald.

Ketiga korban luka dalam insiden ini merupakan seorang guru perempuan berusia 48 tahun dan dua siswa yang terdiri dari pelajar putra berusia 16 tahun dan pelajar putri berusia 15 tahun. Seperti dilansir AFP

Dalam kasus pembunuhan ini tidak ada unsur terorisme, namun hanya masalah lokal di sekolah setempat.

Dalam pernyataannya, kepolisian setempat menegaskan kasus ini tidak terkait terorisme. “Ini tidak terkait terorisme, ini merupakan masalah lokal di sekolah setempat,” tegas Inspektur Peter Lennon kepada wartawan.

Lennon menyebut, bahwa kepala sekolah tersebut tidak mengenali identitas pelaku, namun kepolisian setempat terus mencari identitasnya karena ini merupakan isu lokal.

“Remaja yang kami tahan tidak dikenal oleh kepala sekolah tersebut, tidak juga dikenal oleh kepolisian, jadi ini merupakan isu lokal dan kami akan mencari tahu mengapa insiden ini terjadi,” tandas Lennon.

Sumber : Detikcom